Bantu Penuhi Kebutuhan Pakan Peternak, Pemkab Blitar Terima Jagung dari Bima

IDPOST.CO.IDPemerintah Kabupaten Blitar menerima pengiriman jagung dari Bima, Nusa Tenggara Barat pada Kamis 16 Mei 2024.

Jagung dari Bima tersebut diterima langsung oleh Bupati Blitar, Rini Syarifah di Pendopo Sasana Adhi Praja.

Jagung-jagung dari Bima itu merupakan wujud komitmen Pemerintah untuk terus mendukung peternak-peternak di Kabupaten Blitar.

Bupati mengatakan kalau jagung merupakan salah satu komoditas pangan strategis yang memiliki peran penting dalam ketahanan pangan nasional.

Sedangkan, hasil produksi jagung di Kabupaten Blitar berdasarkan data tahun 2023 sebesar 244.588 ton.

“Kebutuhan peternak di Blitar dalam sehari sekitar 900 ton per hari. Kapasitas tersebut tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan jagung di Kabupaten Blitar,” katanya.

“Dan, Saat ini di Bima sedang panen raya jagung. Saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Bima karena sudah berkenan membantu menyalurkan jagungnya ke Kabupaten Blitar,” lanjutnya.

Bupati berharap jagung yang pihaknya terima dapat didistribusikan dengan baik dan dimanfaatkan secara optima.

“Untuk itu saya berharap, jagung yang sudah kita terima ini dapat didistribusikan dengan baik dan dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan peternak di Kabupaten Blitar,” katanya.

Kepada para pengusaha jagung, Bupati berharap para pengusaha jagung dapat menyerap hasil panen petani dengan harga yang wajar dan adil.

Menurut Bupati, penyerapan panen jagung dari petani dengan harga yang wajar penting dilakukan untuk menjaga stabilitas harga jagung di pasaran.

“Hal ini penting dilakukan untuk menjaga stabilitas harga jagung di pasaran. Dan yang paling penting dengan penyerapan harga yang wajar dapat meningkatkan kesejahteraan para petani,” tuturnya.

Sebagai informasi, populasi ternak ayam buras di Kabupaten Blitar Tahun 2023 sebanyak 2.342.156 ton dan ayam petelur sebanyak 15.926.411 ton.

Dari jumlah tersebut, produksi daging ayam petelur sebesar 2,9 juta ton dan daging ayam buras mencapai 1,3 ton. Sementara itu hasil produksi telur dari ayam buras 1,3 juta kg dan dari ayam ras sebesar 141 juta kg.

Pemkab Blitar Kembali Raih Opini WTP dari BPK Jawa Timur

IDPOST.CO.IDPemerintah Kabupaten Blitar kembali meraih prestasi gemilang dalam mengelola keuangan daerahnya.

Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur memberikan pengakuan yang membanggakan dengan memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ke-8 kalinya.

Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 2 Kantor BPK RI Provinsi Jawa Timur pada Kamis (2/5/2024).

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Tayang tanggal 3

Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2023 itu melibatkan 37 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Bupati mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian gemilang.

“Alhamdulillah, Pemkab Blitar kembali meraih penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Timur,” katanya.

“Dan, atas apresiasi ini Kabupaten Blitar berhasil mempertahankan WTP selama 8 kali berturut-turut,” lanjutnya.

Keberhasilan ini lanjutnya, tak lepas dari kerjasama dan dukungan semua pihak, termasuk pegawai, mitra kerja, serta masyarakat Kabupaten Blitar yang senantiasa turut andil dalam memajukan daerah ini.

“Bersama-sama, kita telah membuktikan bahwa integritas, profesionalisme, dan dedikasi yang tinggi mampu membawa perubahan,” ucapnya.

“Mari kita jadikan penghargaan ini sebagai pendorong kita semua untuk terus berinovasi, berkomitmen, serta berintegritas dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita demi mewujudkan Kabupaten Blitar yang lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera,” tuturnya.

Pemkab Blitar Raih Juara 3 Penghargaan Pembangunan Daerah Jawa Timur 2024

IDPOST.CO.IDPemerintah Kabupaten Blitar berhasil meraih Juara 3 kategori kabupaten dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Jawa Timur Tahun 2024.

Prestasi tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Blitar dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkualitas dan berkelanjutan, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penghargaan itu diterima langsung Bupati Blitar Rini Syarifah saat menghadiri acara Musrenbang tingkat Provinsi Jawa Timur, Rabu (03/04/24).

“Kabupaten Blitar kembali menorehkan prestasi di Tingkat Jawa Timur yakni meraih Penghargaan Gubernur Jatim sebagai Terbaik III Kategori Kabupaten/Perencanaan Pembangunan Daerah tahun 2024,” kata Bupati.

“Prestasi ini, tidak serta merta langsung diberikan kepada setiap daerah namun berdasarkan dengan hasil, karya, capaian, program dan lain sebagainya. Tentunya, tidak terlepas dari doa panjenengan dan kerja keras dari semua lapisan terutama ASN,” lanjutnya.

Selain itu Bupati menyebut kalau penghargaan itu menjadi sebuah bukti nyata bahwa, kami berusaha sekuat tenaga mengabdi sepenuhnya untuk Kabupaten Blitar tercinta.
“Tidak hanya, fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur namun kami juga berusaha setiap program mendapat apresiasi dari Pemerintah tingkat Provinsi maupun Nasional,” ucapnya.

“Terimakasih, saudara-saudaraku atas perjuangannya mari kita bersama-sama saling bersinergi dan berkolaborasi untuk memajukan Kabupaten Blitar,” tutupnya.

Pemkab Blitar Terima Penghargaan Swasti Saba Padana dari Menteri Kesehatan

IDPOST.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Blitar (Pemkab Blitar) terima penghargaan Swasti Saba Padana.

Perlu diketahui, Swasti Saba merupakan penghargaan yang diberikan setiap 2 tahun sekali oleh Kemendagri dan Kemenkes kepada kabupaten/kota.

Penghargaan tersebut diberikan kepada kota/kabupaten yang memenuhi 9 indikator tatanan penyelenggaraan program kabupaten/kota sehat dengan tiga tingkatan yakni Padapa, Wiwerda, dan Wistara.

Swasti Saba Padana lengsung diterima Bupai Rini Syarifah didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dan Bappeda.

Acara Penganugerahan Penghargaan kabupaten/kota Sehat (KKS) Swasti Saba dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) bertempat di Kempinski Grand Ballrom, Jakarta Pusat, Selasa, 28 November 2023.

Mak Rini sapaan akrab Bupati Blitar menerima penghargaan Swasti Saba Padapa yang diberikan langsung oleh Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin bersama dengan 74 kabupaten/kota se Indonesia.

Malam Penganugerahan Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat Swasti Saba dan STBM Tahun 2023 dihadiri oleh Menko PMK Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro, Pejabat tinggi Kementerian serta para Gubernur, Bupati dan Wali Kota penerima penghargaan.

Pada acara ini Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan masalah kesehatan seperti bahaya El Nino, Demam Berdarah atau Malaria, Stroke, Jantung, Penyakit Jiwa dan lainnya harus diatasi dengan serius dan melibatkan semua stakeholder.

Oleh karena itu penghargaan ini untuk menciptakan lingkungan yang sehat agar masyarakat terhindar dari penyakit menular dan tidak menular.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy mewakili Wakil Presiden RI menyampaikan apresiasi atas diterimanya penghargaan Swasti Saba dan STBM tahun 2023 kepada Pemerintah Daerah.

Disamping itu Pemerintah Daerah juga memiliki tanggung jawab yang lebih dalam penanganan kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat agar kedepannya semua wilayah Kabupaten/Kota se-Indonesia bisa mewujudkan pelayanan kesehatan yang baik dan merata kepada semua kalangan masyarakat.

Pemkab Blitar Terima Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2023

IDPOST.CO.ID – Bupati Blitar Rini Syarifah terima penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atas inovasi WINGS (Wlingi Emergency Medical Service) sebagai Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2023, di Jakarta, Selasa, 21 Nopember 2023.

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas dalam penyelenggaraan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP).

Bupati Blitar menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi kepada Pemkab Blitar.

Menurutnya penghargaan tersebut merupakan support bagi Kabupaten Blitar untuk terus berbenah demi pelayanan publik lebih baik.

“Terimakasih, penghargaan ini merupakan support bagi Kabupaten Blitar untuk terus berbenah demi pelayanan publik lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Direktur RSUD. Ngudi Waluyo Wlingi, dr. Endah Woro Utami, MMRS menyampaikan strategi pemerintah dalam hal pelayanan kesehatan di Kabupaten Blitar takni dengan melibatkan jajaran pemerintah, masyarakat, komunitas, dan pihak swasta meningkatkan pelayanan yang bermutu sesuai harapan masyarakat.

Akses pelayaanan semakin mudah, cepat dan murah dan yang paling perlu diperbaiki atau ditingkatkan dalam pelayanan kesehatan adalah SDM ditingkatkan, kompetensi, kapasitas.

Juga dalam pelayanan sarana prasarana guna memenuhi pengampuan 7 penyakit yakni Kanker, jantung, stroke, urologi, TB,Jiwa, KIA.

Untuk diketahui bahwa penyelenggaraan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) tahun ini juga bertepatan dengan momentum 10 tahun gerakan One Agency One Innovation dan KIPP yang pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014.

Pada penyerahan penghargaan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas menyampaikan ucapan selamat bagi kabupaten/kota dan instansi yang telah menerima penghargaan.

Hal ini sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada pemerintah daerah atas hasil evaluasi kinerja unit penyelenggara pelayanan publik (UPP), penyedia sarana dan prasarana ramah kelompok rentan, serta penyelenggara MPP terbaik.

Dalam kesempatan tersebut, Azwar menyerahkan penghargaan kepada Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji yang terdiri dari Top 45 Inovasi Kelompok Umum dan 5 pemenang Outstanding Achievement of Public Service Innovation yang terjaring di Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023.

Juga meresmikan 12 Mal Pelayanan Publik (MPP) sekaligus Peluncuran Jaringan Inovasi Pelayanan Publik Nasional (JIPPNas).

Menteri Anas menyebutkan transformasi digital dalam pelayanan publik menjadi kunci untuk akselerasi kualitas pelayanan publik. Transformasi tersebut akan memberikan kemudahan dalam mengakses layanan.

Lebih lanjut dia menyampaikan, Indonesia berpeluang menuju empat besar ekonomi dunia pada 2045, oleh karena itu Birokrasi Profesional dan Berkelas Dunia harus dipersiapkan seperti perbaikan tumpang tindih kebijakan, penyederhanaan proses bisnis, manajemen kinerja, pembagian kewenangan, relasi antar aktor dan sebagainya.

Disamping itu perubahan paradigma orientasi Input ke orientasi Outcome juga perlu diperhatikan.

Menurutnya, penyederhanaan evaluasi reformasi fokus pada dampak kinerja, bukan administrasi laporan.

Serta SPBE tidak harus menambah aplikasi karena untuk memudahkan warga mengakses layanan publik dan menaikkan indeks persepsi korupsi, tingkat kemudahan berbisnis dan indeks penegakan hukum.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian; Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.