Cak Imin Terima Gelar Bapak Toleransi Penjaga Pancasila oleh Tokoh Adat Bali

IDPOST.CO.ID – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin, dinobatkan sebagai Bapak Toleransi Penjaga Pancasila oleh tokoh lintas iman.

Penghargaan itu diserahkan kepada Cak Imin di Pura Jagatnatha Puja Mandala, Nusa Dua, Badung, Bali, pada Jumat malam (23/8/2024) lalu.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan atas peran Cak Imin dalam memperjuangkan nilai-nilai luhur Pancasila.

Ia dikenal sebagai tokoh yang konsisten mengembangkan hubungan persaudaraan antar sesama, yang berlandaskan pada nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan kemanusiaan.

Selain itu, Cak Imin juga dipandang selalu menjunjung tinggi semangat akomodatif, kooperatif, dan integratif, tanpa memperuncing perbedaan di antara berbagai kelompok.

Sikap dan tindakannya ini dianggap sebagai bukti nyata dalam menjaga dan memperkuat Pancasila sebagai dasar negara.

”Dengan ini kami para tokoh lintas iman memberikan tanda kehormatan dan menganugerahkan gelar Bapak Toleransi Penjaga Pancasila kepada Cak Muhaimin Iskandar,” ujar tokoh adat Bali, Ida Rsi Agung Putra Natha Siliwangi Manuaba.

Dengan penganugerahan tersebut, Cak Imin diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

Di antara tokoh lintas agama yang hadir, Pendeta Yacob Yanuarius B, Romo Adianto Paulus Harun, Ws Adhinata Lee, Oscar Naib Wanouw, dan KH Saifullah Ma’sum.

Sementara itu, Cak Imin mengaku bersyukur bisa bertemu dengan para tokoh lintas agama dan lintas iman, serta tokoh adat di Bali.

“Ini menjadi kebahagiaan bagi kita semua semoga para tokoh lintas agama, iman dan tokoh adat ini selalu dalam keadaan sehat. Saya sungguh bersyukur bisa bertemu tokoh-tokoh agama lintas iman yang menyambut saya di Bali dengan semangat yang luar biasa,” ungkapnya.

Wakil Ketua DPR RI ini menyampaikan terima kasih atas penobatan dirinya sebagai Bapak Toleransi Penjaga Pancasila.

“Penghargaan kehormatan sebagai tokoh toleransi ini merupakan komitmen kita bersama dari dulu dan ini terus kita lakukan untuk terus membangun toleransi, kebhinekatunggalikaan dan kebersamaan di dalam berbangsa dan bernegara,” katanya.

Cak Muhaimin mengatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi pengakuan kepada seluruh keluarga besar PKB dan Nahdlatul Ulama (NU) yang selama ini berkomitmen dalam menjaga kebhinekaan dalam cita cita dan ideologi.

“Saya sampaikan terima kasih, ini menjadi motivasi warga PKB dan wagra NU untuk terus bersama-sama menjaga Indonesia, untuk tetap bersatu, berdaulat, adil, makmur, sejahtera, damai dan tentram. Terima kasih seluruh tokoh lintas agama. Semoga ini akan membawa kemajuan bangsa,” katanya.

Tebar Ujaran Kebencian, PKB Blitar Laporkan Lukman Edy ke Polres Blitar

IDPOST.CO.ID – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Blitar laporkan Muhammad Lukman Edy ke Polres Blitar atas dugaan ujaran kebencian.

Sekitar pukul 16.00 WIB, Ketua DPC PKB Blitar Rini Syarifah beserta jajaran pengurus DPC PKB mendatangi Mapolres Blitar.

Rini Syarifah mengatakan pelaporan yang pihaknya lakukan kepada mantan Sekjen PKB karena pernyataanya yang dianggap menyinggung PKB.

“Berdasarkan pernyataan Lukman Edy di beberapa media, ada unsur kebohongan serta pencemaran nama baik PKB,” katanya, Sabtu 10 Agustus 2024 di Mapolres Blitar.

Rini Syarifah menjelaskan kalau Lukman Edy menyinggung terkait transparansi laporan keuangan di internal PKB tanpa bukti konkrit.

Selain itu, Lukman Edy juga dianggap mengintervensi PKB dengan memberikan informasi bohong kepada masyarakat.

“Sehingga apa yang disampaikan Lukman Edy merugikan Partai Kebangkitan Bangsa,” katanya.

Perlu diketahui, DPP Partai PKB mendatangi Bareskrim Polri untuk melaporkan eks Sekjen PKB Lukman Edy terkait dugaan pencemaran nama baik. Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/B/262/VIII/2024/Bareskrim Polri tertanggal 5 Agustus 2024.

Ketua PWI Bangkalan: PBNU dan PKB Saling Serang, Menggambarkan Orang Tua dan Anak Kandung Tak Akur

IDPOST.CO.ID – Hubungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kini sedang tidak baik-baik saja. Ketidak harmonisan keduanya bermula dari Muktamar NU pada 2021 lalu. Dimana KH. Said Aqil Siroj yang didukung oleh Muhaimin Iskandar harus menerima kekalahan dengan ketua PBNU sekarang, KH Yahya Cholil Staquf.

Buntut dari kejadian tersebut pada tahun 2023 lalu, PKB dan PBNU terjadi perdebatan atas penggunaan mars perayaan 1 abad kelahiran NU. Hal itu berawal PKB menggunakan suara latar mars pada acara Sarasehan Nasional Satu Abad NU pada 30 Januari 2023, di Grand Sahid Hotel, Jakarta.

PBNU melalui Ketua Bidang Keorganisasian, Ishfah Abidal Aziz kecewa karena lagu mars digunakan kepentingan politik 2024. Lalu tudingan itu dibantah PKB melalui Wakil Ketua Umum Jazilul Fawaid bahwa, kegiatan Sarasehan Nasional Satu Abad NU sebagai hikmat PKB yang akan jalan terus sampai kapan pun.

Perbedaan sikap antara PBNU dan PKB juga terlihat pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 lalu. Dimana, PKB mengusung ketua umum DPP yaitu Muhaimin Iskandar sebagai calon wakil presiden tak dapat dukungan dari PBNU. Organisasi Masyarakat (Ormas) islam yang di nahkodai Gus Yahya, sapaan akrab KH Yahya Cholil Staquf tersebut terang-terangan PBNU netral dan tidak ikut politik praktis.

Terbaru, peselihian terjadi lagi tentang pembentukan tim panitia khusus (Pansus) oleh faksi PKB dan tim lima oleh faksi PBNU. Melalui fraksi PKB DPR RI berencana membentuk Pansus untuk mengevaluasi kinerja Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas dalam hal ini merupakan adek kandung ketua PBNU.

Walaupun PKB dituding bahwa pembentukan pansus tersebut sebagai bentuk dendam pribadi terhadap oknum di tubuh PBNU, namun Cak Imin mengelak hal itu. Jika diurut rentetan konflik PKB dan PBNU dari penggunaan mars satu abad NU hingga Pilres, terlihat ada kesinambungan atas konflik yang masih berkelanjutan tersebut.

Konflik saling serang tersebut terlihat semakin jelas lagi ketika dari faksi PBNU ada wacana pembentukan pansus dengan disebut tim lima yang bermaksud untuk mengevaluasi kinerja PKB di masa Cak Imin yang dinilai melenceng dari sejarah. Tim lima tersebut bekerja untuk meluruskan sejarah atas berdirinya PKB oleh ulama-ulama NU terdahulu.

Konflik antara elite NU dan PKB, secara historis PKB memang tidak bisa lepas dari NU, dan sebaliknya juga NU tidak akan bisa dilepaskan dari PKB. Karena sejarahnya PKB dibentuk oleh tokoh ulama sebagai wadah perjuangan Nahdliyyin di jalur politik.

Tak heran beberapa tokoh NU dan PKB menyebutkan bahwa “PKB adalah anak kandung NU”. Sebab, PKB didikirkan atas dasar permintaan warga NU yang membutuhkan naungan partai yang bisa menjadi jembatan perjuangan NU. Sehingga pada 3 Juni 1998 membentuk tim lima yang diketuai Kiai Ma`ruf Amin untuk pembentukan partai. Lalu, pada 23 Juli 1998 PKB dideklarasikan yang ketuai Abdurrahman Wahid yang merupakan cucu pendiri NU, Hasyim Asy’ari.

Jadi konflik antara PKB dan PBNU yang saling serang tersebut menggambarkan anak kandung (PKB) dan orang tua (PBNU) yang sedang tidak akur. Tentu ketidak akuran ini memberikan imbas kepada anak dan cucu yang lain. Kita tahu bahwa ada banyak Badan Otonomi (Banom) NU yang jua merupakan anak kandung NU, seperti PMII, IPNU dan IPPNU, GP Ansor, ISNU, Fatayat NU, Muslimat NU dan banyak lagi Banom NU.

Konflik yang belum berkesudahan tersebut telah memberikan contoh yang tidak baik terhadap anak-anak yang lain. Semestinya orang tua harus memberikan suri teladan kepada anak-anak yang lain. Sebab jika memberikan contoh yang tidak baik, maka jangan salahkan anak-anak yang lain juga membengkang terhadap orang tua sendiri.

Hal tersebut sesuai dengan sabdah Nabi Muhammad SAW bahwa “Setiap anak terlahir dalam keadaan fitrah, lalu kedua orang tuanya yang menjadikannya Yahudi, Nashrani atau Majusi.” Hadits ini memberikan faidah penting tentang peran orang tua. Seorang anak tidak meniru seseorang sebagaimana ia meniru orang tuanya. Maka orang tua mesti berfikir matang dalam setiap prilaku yang ia lakukan agar dapat memberikan contoh kedewasaan.

PKB memang bukan anak kandung sulung. Namun di dalam tubuh PKB banyak yang ber-NU dan sudah banyak belajar menggeluti tentang ke-NUan. Jadi sebagai anak harus memiliki akhlak yang baik terhadap orang tua. Hal tersebut sesuai hadits Nabi Muhammad SAW bahwa, “ridho Allah SWT ada pada ridha kedua orang tua dan kemurkaan Allah SWT ada pada kemurkaan orang tua.”

Ketika anak (PKB) dan orang tuanya (NU) akur maka keduanya akan saling memberikan suport dan dukungan atas misi yang diharapkan oleh ulama-ualam NU terdahulu. Namun sebaliknya, jika konflik tersebut tidak segera diselesaikan, maka tidak heran anak yang lain membengkang dan akan menjadi momongan oleh orang atau lembaga lain yang tidak senang terhadap PKB dan NU.

Penulis
Mahmud Ismail Dosen STIE Pemuda Surabaya
(Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Bangkalan)

Janji Caleg PKB dari Lowokwaru Kota Malang Putri Aidillah Usai Dilantik Jadi DPRD

IDPOST.CO.ID – Caleg dari Partai PKB dapil Lowokwaru Kota Malang, Putri Aidillah Nurfitriyah Kriswanto ucapkan terimakasih kepada masyarakat.

Ucapan terimakasih tersebut disampaikan Putri lantaran pihaknya mendapat kepercayaan dan mendapat suara terbanyak Calon Legislatif DPRD Kota Malang dari PKB Dapil Lowokwaru.

“Saya sangat bersyukur dan berterimakasih atas semua dukungan dan doa terutama orang tua saya H Makky Kriswanto, dan Hj Maisyaroh, suami tercinta, keluarga besar Sahabat Putri Aidillah yang telah berjuang bersama dan terutama masyarakat Lowokwaru yang telah mempercayakan suaranya kepada saya,” ucap Putri.

Caleg DPRD yang terbilang masih muda tersebut berjanji usai dilantik nantik pihaknya akan fokus untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat Kota Malang khususnya masyarakat Lowokwaru.

“Saya memutuskan untuk maju pada Pileg 2024 ini semata-mata karena miris melihat banyaknya aspirasi rakyat yang banyak belum diakomodir, sehingga usai dilantik nanti, saya hanya akan fokus mengabdikan diri menjadi penyambung lidah memperjuangkan hak mereka,” tutur Putri. 

Putri berharap agar masyarakat terus mendoakan dirinya agar diberi kekuatan dalam menjalankan amanah sebagai Dewan Perwakilan Rakyat kota Malang

“Mohon doanya ya, semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa memberikan kekuatan bagi saya menjalankan amanah ini. Sekali lagi terimakasih masyarakat Lowokwaru,” pungkas Putri.

Putri Aidillah Nurfitriyah Kriswanto SH Calon Legislatif Dewan Perwakilan Daerah atau DPRD Kota Malang Daerah pemilihan (Dapil) Lowokwaru dari Partai PKB sampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat Lowokwaru kota Malang.

Diketahui, hingga saat ini Senin, (26/02/2024) Putri Aidillah berada pada posisi suara terbanyak Calon Legislatif DPRD Kota Malang dari PKB Dapil Lowokwaru.

Merespon hal ini, Putri Aidillah Caleg DPRD yang terbilang masih muda ini, mengucapkan terimakasih atas dukungannya kepada masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) Lowokwaru Kota Malang telah mempercayakan suaranya dengan memilihnya saat pencoblosan (14/02/2024) lalu.

“Saya sangat bersyukur dan berterimakasih atas semua dukungan dan doa terutama orang tua saya H Makky Kriswanto, dan Hj Maisyaroh, suami tercinta, keluarga besar Sahabat Putri Aidillah yang telah berjuang bersama dan terutama masyarakat Lowokwaru yang telah mempercayakan suaranya kepada saya,” ucap Putri.

Caleg DPRD yang terbilang masih muda tersebut berjanji usai dilantik nantik pihaknya akan fokus untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat Kota Malang khususnya masyarakat Lowokwaru.

“Saya memutuskan untuk maju pada Pileg 2024 ini semata-mata karena miris melihat banyaknya aspirasi rakyat yang banyak belum diakomodir, sehingga usai dilantik nanti, saya hanya akan fokus mengabdikan diri menjadi penyambung lidah memperjuangkan hak mereka,” tutur Putri. 

Putri berharap agar masyarakat terus mendoakan dirinya agar diberi kekuatan dalam menjalankan amanah sebagai Dewan Perwakilan Rakyat kota Malang

“Mohon doanya ya, semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa memberikan kekuatan bagi saya menjalankan amanah ini. Sekali lagi terimakasih masyarakat Lowokwaru,” pungkas Putri.

Tim Caleg PKB Lowokwaru Kota Malang Temukan Dugaan Penggelembungan Suara

IDPOST.CO.ID – Dugaan penggelembungan suara dicium oleh tim relawan Caleg Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.

Dugaan penggelembungan suara diduga dilakukan salah satu partai politik pada pemilihan legislatif pada 14 Februari 2024 lalu.

Mohammad Fadly mengatakan kalau pihaknya telah mengantongi sejumlah alat bukti adanya dugaan penggelembungan suara.

“Saya sebagai relawan caleg PKB dapil 7, Achmad Heriyanto Shaleh bersama tim internal juga telah melakukan penghitungan dari Form C-1 dan juga plano,” katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa dirinya menemukan kejanggalan pada perhitungan yang dilakukan oleh tim internalnya.

Dimana lanjutnya, ada perbedaan hasil perhitungan, antara yang tertulis pada C-1 dan Plano.

“Kami temukan (perbedaan C-1 dan Plano) itu terjadi di sejumlah TPS (tempat pemungutan suara),” terang Fadly.

Menurutnya, tentu hal tersebut sama sekali tidak dibenarkan. Bahkan dirinya menduga, tindakan tersebut terdapat unsur kesengajaan yang dilakukan oleh seorang oknum dari salah satu parpol.

Dirinya pun lantas tak ingin berdiam diri mendapati adanya temuan tersebut.

Untuk itu, dirinya pun berencana untuk melaporkan temuan itu kepada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Malang melalui Pengurus Anak Cabang (PAC) Lowokwaru.

“Agar segera kami laporkan, tentu melalui PAC Lowokwaru. Harapannya, agar turut bisa menjadi perhatian bagi jajaran pimpinan di DPC,” tegas Fadly.

Sebab menurut Fadly, jika tidak segera disikapi secara serius, dugaan kecurangan tersebut dapat berdampak pada hasil perhitungan suara PKB Kota Malang. Terutama daerah pemilihan (dapil) Lowokwaru.

“Secara umum tentu dapat mempengaruhi perolehan suara PKB. Apalagi, kami menduga, upaya kecurangan ini juga terjadi tempat (TPS) lain. Kalau memang terjadi begitu, akan sangat merugikan PKB,” jelas Fadly.

Bahkan menurutnya, Secara khusus hal itu juga bisa berdampak pada perolehan kursi DPRD Kota Malang di dapil Lowokwaru.

“Misal suara partai lain bertambah (melalui dugaan upaya kecurangan), tentu bisa mengurangi jumlah kursi kami, jika suara parpol lain tiba-tiba bertambah. Apalagi, di sini kami menemukan adanya pengurangan hasil perhitungan,” jelasnya.

Di sisi lain, dari hasil perhitungan internal partai, Fadly mengatakan bahwa untuk dapil Lowokwaru, PKB telah mendapatkan 13.616 suara, belum termasuk TPS yang belum masuk.

Menurutnya, jumlah itu cukup menjadi bekal bagi PKB meraih dua kursi di dapil Lowokwaru.

“Kalau kecurangan itu dibiarkan, potensi dua kursi PKB, bisa berkurang menjadi satu kursi. Ini kan merugikan. Makanya, hal ini akan kami laporkan kepada DPC (PKB Kota Malang) melalui PAC Lowokwaru dan pihak terkait,” pungkas Fadly.

Sementara itu ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) Partai Kebangkitan Pemilu (PKB) Lowokwaru Malang, Syahroni membenarkan temuan tersebut.

Menurutnya ia mendapat laporan dugaan penggelembungan suara salah satu partai kontestan pemilu di kecamatan Lowokwaru Kota Malang.

“Iya betul. Kita terima laporan itu, Nanti segera kita tindak lanjuti,” tandasnya.

Mengenal Lebih Dekat Moh Hasyim Asyari Caleg Dapil lll Kabupaten Pamekasan dari Partai PKB

IDPOST.CO.ID – Salah satu calon legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Pamekasan, Madura, Jatim, Moh Hasyim Asyari dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Pemilihan Dapil II (Waru, Pasean, Batumarmar) merupakan sosok yang sederhana sangat digemari dan menjadi harapan masyarakat daerah setempat.

Pasalnya, Moh Hasyim Asyari yang mencalonkan diri sebagai caleg DPRD Kabupaten Pamekasan Dapil III itu dikenal orang yang murah hati, dermawan, sederhana, suka membantu orang yang lemah atau orang yang tidak mampu.

Kebiasaan itu sudah dikenal sejak ia duduk dibangku kuliah di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kabupaten Pamekasan, yang saat ini sudah berganti nama menjadi Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Madura.

Dari kebiasaan itulah, pencalonan dirinya sebagai Caleg DPRD Kabupaten Pamekasan mengusung dengan slogan cinta mengabdi (esto ngabdi Red: Madura). Slogan tersebut sesuai dengan kebiasaan dan kepribadiannya.

Moh Hasyim Asyari ini lahir di Desa Sanah laok Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan. Ia dibesarkan oleh kedua orang tuanya dan hidup bersama saudaranya yang cukup sederhana.

Meski demikian, ia dapat mengenyam pendidikan umum dengan baik, selain itu, ia juga belajar pendidikan agama di salah satu Pondok pesantren Sumber Bungur Pakong Kabupaten Pamekasan.

Setelah cukup lama di Pondok Pesantren, ia kemudian melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi di STAIN Pamekasan.

Selama proses kuliah tersebut ia juga aktif disalah satu organisasi extra kampus yakni di organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Dari semua proses yang ia jalani sudah lumayan matang dalam menata karir, sehingga diperiode ini ia bertekad untuk maju sebagai anggota Calon Legislatif Dapil III yang melingkupi Kecamatan Waru, Pasean, dan Batumarmar.

“Tanpa berbesar hati, Semoga melalui pencalonan sebagai anggota Legislatif ini kami bisa membantu masyarakat dengan lebih luas dan bisa memberikan manfaat yang lebih banyak kepada masyarakat sesuai dengan slogan yang kami usung,” tandas laki-laki yang akrab dipanggil kak Hasyim pada media ini.

Profil Putri Aidillah Nurfitriyah Kriswanto Calon DPRD Kota Malang

IDPOST.CO.ID – Berikut Profil Putri Aidillah Nurfitriyah Kriswanto yang merupakan calon DPRD Kota Malang.

Sosok-soknya perempuan muda ini sangat visioner dengan segudang prestasi yang siap berkhidmat melalui jalur legislatif.

Calon DPRD Kota Malang pada Pileg 2024 ini, memantapkan dirinya untuk berkhidmat kepada rakyat melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan nomor urut 3 daerah pemilihan Lowokwaru.

Dilahirkan dari pasangan Bapak H. Makky Kriswanto SH dan Ibu Hj. Maisyaroh Spd, dirinya saat ini menjadi pucuk pimpinan pada perusahaan ternama PT. Tomah Jaya Elektrikal.

Pemilik nama panggilan Putri ini memiliki visi menjadi Anggota Legislatif yang amanah, Aspiratif dan dan memperjuangkan aspirasi rakyat.

Putri bertekad melalui jalur legislatif ia bisa mewujudkan impiannya untuk merealisasikan segudang misi pro rakyat kelak saat rakyat menghendakinya untuk menerima mandat sebagai legislator di DPRD Kota Malang.

Berangkat dari realitas sosial disekitarnya, bahwa masih minimnya pendampingan pada pelaku umkm, Akses permodalan yang sulit, maraknya perempuan yang menjadi objek kekerasan dalam keluarga dan sudut pandang yang lemah terkait dikotomi gender, adalah bagian dari misi yang mendorong dirinya untuk maju menjadi calon anggota legislatif 2024 mendatang.

Perempuan muda yang menjabat CEO PT. Tomah Jaya Elektrikal ini meyakini, bahwa dengan kewenangan fungsi legislasi, pengawasan dan penganggaran yang dimiliki kelak saat dirinya menjadi anggota legislatif, diyakini mampu untuk bisa berbuat lebih banyak bagi kemaslahatan masyarakat kota Malang dan Lowokwaru pada khususnya.

“Saya memutuskan untuk maju pada Pileg 2024 ini semata-mata karena miris melihat banyaknya aspirasi rakyat yang banyak belum diakomodir, sehingga kelak saat saya mendapat amanah di DPRD, saya ingin mengabdikan diri menjadi penyambung lidah memperjuangkan hak mereka,” tutur Putri.

Biodata:

  • Nama : Putri Aidillah Nurfitriyah Kriswanto SH
  • Orang Tua : H. Makky Kriswanto ST dan Hj. Maisyaroh S.Pd
  • Pekerjaan: CEO dan AK3 Ahli PT. Tomah Jaya Elektrikal
  • Instagram : putriaidillahnfk
  • Facebook : putriaidillah
  • Tiktok : putriaidillah

Cak Imin Tunggu Undangan Jamuan Makan dari Wapres Ma’ruf Amin

IDPOST.CO.ID – Bakal calon wakil presiden Muhaimin Iskandar atau Cak Imin tunggu undangan jamuan makan bersama dari Wakil Presiden (Wapres), Ma’ruf Amin.

Jamauan makan bersama dengan Wapres Ma’ruf Amin dijadwalkan akan dilaksanakan pada Senin 6 Oktober 2023 besama ketiga bakal cawapres.

Cak Imin menyebut pihaknya siap hadir memenuhi jamuan undangan makan dari Wapres Ma’ruf.

“Saya sedang menunggu undangan wapres, kapan pun saya siap asal pas saya di Jakarta,” kata Cak Imin di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Jumat 3 Oktober 2023.

Lagi pula, Ketua Umum PKB itu telah menganggap Ma’ruf Amin sebagai seniornya.

Oleh karena itu, dirinya memastikan akan menghadiri undangan makan dari Wapres bersama Gibran Rakabuming Raka dan Mahfud MD.

“Yang undang wapres senior kita, pasti mau,” terangnya.

Sebelumnya, pertemuan Wapres Ma’ruf dengan Mahfud MD, Cak Imin, dan Gibran Rakabuming Raka rencananya akan dilaksanakan pada Rabu 1 Oktober 2023.

Namun, jamuan makan bersama tersebut akhirnya diganti pada Senin 6 Oktober 2023 pekan depan.

Perubahan jadwal itu disampaikan oleh Juru Bicara Wakil Presiden, Masduki Baidlowi.

Ia mengatakan, rencana pertemuan pada Rabu urung terlaksana karena jadwal ketiga bacapres tidak cocok.

“Iya (ditunda), karena waktunya belum cocok. Mesti kan cawapres itu harus semuanya bisa dalam satu waktu ketemu,” kata Masduki kepada wartawan.