Warga Jaddung Bersatu Doakan Kemenangan FINAL di Pilkada 2024

Malam ini, masyarakat Desa Jaddung Pragaan menggelar acara istighasah dan doa bersama untuk mendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Sumenep, KH. Muhammad Ali Fikri dan KH. Unais Ali Hisyam, dalam Pilkada 2024. Acara yang dihadiri oleh ribuan warga ini menunjukkan komitmen kuat masyarakat jaddung mendukung calon pemimpin yang mereka anggap mampu membawa perubahan positif bagi daerah.

Jusamdi, Koordinator Desa (Kordes) dari tim pemenangan FINAL, menyatakan bahwa dukungan terhadap KH. Muhammad Ali Fikri muncul dari kesadaran masyarakat yang tulus.

“Kami percaya bahwa Mas Kiai Ali Fikri memiliki visi dan misi yang tepat untuk kemajuan Sumenep. Dukungan ini berasal dari kesadaran masyarakat sendiri, tanpa paksaan dari pihak manapun,” ujar Jusamdi dengan semangat.

Acara istighasah ini digelar sebagai inisiatif relawan, dan menjadi kesempatan bagi masyarakat Jaddung untuk lebih mengenal calon pemimpin mereka. Kehadiran KH. Muhammad Ali Fikri dalam acara tersebut semakin mempererat hubungan antara calon pemimpin dan masyarakat. Dalam suasana haru, warga menyampaikan harapan agar pasangan FINAL dapat membawa perubahan dan kemajuan bagi Kabupaten Sumenep.

Kegiatan ini juga didukung oleh keluarga besar LPI Ar Rahmah dan berlangsung di halaman rumah almarhum Kiai Ahmad Salim, mantan anggota DPRD Sumenep yang telah berkontribusi selama tiga periode. Momen ini menjadi sangat bermakna, mengingat pengabdian almarhum diharapkan dapat diteruskan oleh calon pemimpin saat ini.

Dengan penuh harapan dan doa, warga Jaddung menegaskan keyakinan mereka bahwa FINAL dapat memenangkan pilkada yang akan datang.

“Kami mengetuk langit agar doa kami terkabul dan Sumenep dapat dipimpin oleh sosok kiai yang visioner,” ujar Jusamdi

Kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan dukungan masyarakat yang kuat untuk mengantarkan KH. Muhammad Ali Fikri dan KH. Unais Ali Hisyam menuju kursi kepemimpinan di Kabupaten Sumenep

Gus Yaqut Jagan Pilih Pemipin Yang Mulutnya Manis

IDPOST.CO.ID – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta calon pemilih untuk lebih jeli sebelum memilih.

Hal tersebut disampaikan Gus Yaqut menyikapi mendekatinya Pemilu 2024 dikutip dari Antara, Sabtu 30 September 2023.

Gus Yaqut berharap agar masyarakat tidak terjebak dengan janji manis dan melihat rekam jejak calon yang hendak dipilihnya.

“Jangan karena bicaranya enak, mulutnya manis, mukanya ganteng itu dipilih,” kata Gus Yaqut.

“Jangan asal begitu, harus dilihat dulu track record-nya bagus, syukur mukanya ganteng, syukur bicaranya manis, itu dipilih,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Gus Yaqut juga meminta agar tidak memilih pemimpin yang tidak memiliki perhatian kepada masyarakat.

Selain itu, ia juga berpesan agar tidak memilih pemimpin yang menggunakan agama sebagai alat politik.

Ia meminta agar masyarakat tidak mempertaruhkan negeri ini pada orang-orang yang tidak memiliki perhatian pada masyarakat.

“Jangan gunakan agama untuk memenuhi keinginan merebut kekuasaan, tidak boleh karena berbeda pilihan kemudian yang beda itu dikafir-kafirkan,” katanya.

“Kita masih ingat, ada penggunaan agama secara tidak baik dalam politik beberapa waktu yang lalu, waktu pemilihan Gubernur DKI Jakarta dan Pemilihan Presiden,” sambungnya.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk menjaga agama yang dipegang teguh.

“Kita jaga agar (agama, red.) tidak digunakan sebagai alat untuk memperebutkan kekuasaan. Jangan pilih orang yang menggunakan agama untuk kepentingan politiknya,” katanya.