Gerakan Pangan Murah Boyolali Diserbu Warga, Polres Siapkan 5 Ton Beras

Boyolali, Idppost.Id –Ratusan warga di Boyolali, Jawa Tengah, menyerbu gerakan pangan murah yang digelar Polres Boyolali di halaman Kantor Kecamatan Banyudono, Kamis (14/8/2025) pagi.

Dalam waktu singkat, 5 ton beras SPHP, 1 ton minyak goreng, dan 100 kilogram telur ayam ludes terjual. Bahan pokok tersebut dijual dengan harga di bawah pasaran. Beras SPHP kemasan 5 kilogram dibanderol Rp57.000, minyak goreng Rp15.000 per liter, dan telur ayam Rp24.000 per kilogram.

Selain mendapatkan bahan pokok murah, warga juga memperoleh bendera merah putih gratis sebagai ajakan menumbuhkan rasa cinta Tanah Air menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Salah satu warga, Mulyono(45), mengaku, datang lebih awal untuk mendapatkan sembako murah karena antrian cukup panjang. Menurutnya, selisih harga dengan pasaran mencapai sekitar Rp10.000, sehingga sangat membantu di tengah tingginya harga kebutuhan pokok.

“Semoga pemerintah lebih memperhatikan masyarakat dan kegiatan ini jangan hanya digelar saat ini saja,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Boyolali AKBP Rosyid Hartanto menjelaskan, gerakan pangan murah ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia untuk membantu masyarakat di tengah mahalnya harga beras sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok.

“Polres Boyolali menyediakan 5 ton beras SPHP, 1 ton minyak goreng, dan 100 kilogram telur ayam dengan harga terjangkau. Target kami menyalurkan 2.000 ton beras SPHP hingga 20 Agustus 2025, dan sejauh ini sudah tersalurkan 139 ton melalui jajaran polsek,” ujarnya.

Selain bahan pokok murah, Polres Boyolali juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian bendera merah putih secara cuma-cuma kepada masyarakat.

Penguatan Sinergitas Digital: Polres Sumenep dan Kominfo Gelar FGD Jelang Pilkada 2024

SUMENEP – Kolaborasi Polres dan Dinas Komunikasi dan Informtaika (Diskominfo) Sumenep bersama Komite Komunikasi Digital (KKD) Jawa Timur menggelar Forum Group Discussion dengan tema “Penguatan Sinergitas Pengamanan Ruang Digital Jelang Pilkada 2024” di Aula Sanika Satyawada Polres setempat, Senin (28/10/2024).

Kegiatan tersebut dihadiri para Ketua asosiasi media di Sumenep dan satu anggotanya, serta para wartawan, perwakilan KPU, Bawaslu, perwakilan Kajari Sumenep, perwakilan Dandim dan sejumlah instansi lainnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso yang didaulat menjadi salah satu pemateri menyampaikan, bahwa perlunya diadakan FGD tentang ruang digital jelang pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024.

“Saya ingin menyampaikan, bahwa di Sumenep ini jelang Pilkada serentak aman dan baik baik saja. Termasuk penyebaran informasi hoax jelang Pilkada ini memang sangat minim, bahkan boleh dikata tidak ada” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Diskominfo Kabupaten Sumenep, Muhammad Nurdin dalam sambutannya mengatakan, FGD ini penting dilakukan guna menyamakan persepsi untuk mewujudkan Pilkada serentak 2024, aman, kondusif dan bebas hoaks, sehingga semuanya berjalan sesuai harapan kita.

“Menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2024, penguatan sinergitas dalam pengamanan ruang digital menjadi sangat penting, agar pelaksanaan pilkada nanti tidak ada yang menjadi pengganggu” tuturnya.

Nurdin menyebutkan, melalui FGD KKD ini diharapkan dapat menjaga integritas proses demokrasi dan mencegah potensi ancaman siber yang dapat memengaruhi jalannya pemilihan.

“Ini (FGD) akan menjadi salah satu sarana menuju Pilkada Kabupaten Sumenep 2024, yang aman dan kondusif serta bebas hoaks, sehingga benar benar menjadi pesta demokrasi yang diharapkan seluruh masyarakat” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua KKD Kominfo Jawa Timur, Arief Rahman menyampaikan bahwa tantangan yang dihadapi menjelang Pilkada ini adalah menjaga ruang digital dari ancaman hoaks dan provokasi di media sosial.

“Menjadi penting untuk dilakukan edukasi kepada masyarakat dalam memilah informasi, serta mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam menangkal berita bohong yang dapat memicu konflik sosial. Lebih lebih menjelang Pilkada 2024 ini” katanya.

Polres Sumenep Kawal Ketat Pelipatan Surat Suara Jelang Pemilu di Sumenep

SUMENEP – Pengamanan Ketat Warnai Proses sortasi dan Pelipatan Surat Suara Pilkada Kabupaten Sumenep digudang penyimpanan logistik di jalan lingkar barat Desa Babalan Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep. Selasa (29/10/2024)

Untuk memastikan keamanan Proses sortasi dan Pelipatan Surat suara, Kapolres Sumenep Akbp Henri Noveri Santoso.,S.H.,S.I.K.,M.M didampingi Kabag SDM selaku Kasetops meninjau langsung pengamanan proses pelipatan.

Kapolres Sumenep Akbp Henri Noveri Santoso.,S.H.,S.I.K.,M.M, menyatakan personel telah ditempatkan untuk mengawasi jalannya proses pelipatan surat suara di gudang logistik.

“Kami telah menempatkan personel di lokasi untuk memantau jalannya proses pelipatan surat suara, memastikan keamanan serta kelancaran proses agar tidak ada kendala di lapangan,” ungkapnya.

Kehadiran para petugas keamanan ini diharapkan dapat mencegah potensi gangguan dan menjamin agar surat suara sampai ke tangan pemilih dalam kondisi baik dan siap pakai.

Dalam apel kesiapan ini, Ketua KPU Nurus Samsi memberikan beberapa arahan penting kepada petugas pelipat surat suara. Salah satunya adalah instruksi agar seluruh petugas selalu mengenakan ID card saat bertugas, demi identifikasi yang jelas dan tertib.

Ketua KPU Sumenep menegaskan ini adalah hari pertama proses pelipatan untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, dengan jumlah surat suara Pilbup 881.619 dan surat suara Pilgub 881.619 sehingga diharapkan seluruh tugas bisa diselesaikan dengan cepat dan cermat.

Pengawasan ketat juga dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumenep, yang menginstruksikan agar petugas tidak diperkenankan membawa ponsel selama proses pelipatan berlangsung. Hal ini bertujuan meningkatkan fokus kerja petugas dan mencegah potensi gangguan.

Selain pengawasan rutin, dilakukan pula pemeriksaan menyeluruh terhadap petugas sebelum memasuki area pelipatan. Pemeriksaan mencakup barang bawaan dan kondisi fisik, termasuk panjang kuku, guna mencegah kerusakan pada surat suara selama proses pelipatan. Semua barang pribadi yang tidak diperlukan dikumpulkan terlebih dahulu untuk menjaga ketertiban di area kerja.

Akbp Henri menegaskan kepolisian akan terus mengawal dan menjaga ketertiban selama proses pelipatan berlangsung.

“Pengamanan ini bukan hanya untuk memastikan kelancaran proses, namun juga untuk menjaga agar hasil pemilihan nanti dapat diterima masyarakat dengan rasa aman dan nyaman,” tambahnya.

Dengan pengawasan dan keamanan yang ketat, diharapkan proses pelipatan surat suara ini selesai tepat waktu, sesuai standar KPU, dan siap menyambut pesta demokrasi 2024 di Kabupaten Sumenep

Antisipasi Banjir, Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Bersihkan Sungai Marengan

SUMENEP, – Tak kenal lelah, dan tak takut kotor, itulah sosok AKBP Henri Noveri Santoso Kapolres Sumenep, Madura Jawa Timur, dalam bekerja sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat. Kamis 24/10/2024

Dirinya terjun langsung ke aliran sungai tepatnya disungai Marengan, Kecamatan Kota untuk membersihkan sampah yang menjadi sumbatan aliran air sehingga fungsi sungai tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso menyampaikan bahwa kegiatan bersih-bersih aliran Sungai ini untuk mengantisipasi banjir di musim hujan nanti.

“Kita melihat kerap terjadi genangan air dan menyebabkan terjadinya kenaikan debit air di musim hujan akibat tumpukan sampah, ” tuturnya

Kegiatan ini, kata Kapolres AKBP Henri semoga bisa menyadarkan diri kita dan masyarakat Sumenep agar tetap menjaga kelestarian sungai dengan baik dan tidak membuang sampah sembarangan apalagi di Sungai, ” terangnya

“Dengan lingkungan yang bersih dan asri membuat kita bisa hidup sehat dan bebas dari banjir.

Selain itu, Kapolres AKBP Henri menambahkan dengan aliran sungai yang bebas dari sampah plastik bukan hanya untuk mencegah terjadinya banjir di musim hujan tetapi agar para petani yang memerlukan air dari aliran sungai tersebut tidak resah karena banyaknya sampah yang masuk ke sawah mereka.

Kapolres AKBP Henri menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga sungai dan lingkungan kita dengan tidak membuang sampah sembarangan, ” pungkasnya