Masyarakat Desa Pakamban Daya Patungan Perbaiki Jalan Rusak

Masyarakat Dusun Prangalas, Desa Pakamban Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, bergotong royong memperbaiki jalan rusak di wilayah mereka. Perbaikan jalan ini dilakukan secara swadaya setelah kondisi jalan yang rusak parah tidak kunjung mendapatkan perhatian dari pihak terkait. Jumat, 09 Mei 2025

Menurut Matsuy, salah satu tokoh masyarakat setempat, dana untuk perbaikan jalan ini dikumpulkan dari masyarakat secara sukarela.

“Sumbangan masyarakat mulai dari Rp20.000 per orang. Alhamdulillah, dana yang terkumpul cukup untuk memperbaiki jalan yang rusak,” ujarnya.

Masyarakat terlihat antusias bahu-membahu dalam proses perbaikan jalan. Mereka berharap, dengan perbaikan ini, aktivitas sehari-hari masyarakat bisa kembali lancar dan aman.

“Jalan ini sangat penting untuk akses pertanian dan anak-anak sekolah. Semoga dengan perbaikan ini, aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu,” pungkas Matsuy

Untuk diketahui anggaran dana desa (DD) di Desa Pakamban Daya tahun anggaran 2025 mencapai 1.045.679.000 (satu miliar empat puluh lima juta enam ratus tujuh puluh sembilan ribu rupiah)

Semarak Qiyamullail Ramadan, Komunitas KITABISA Gelar Kajian Ilmu di Masjid Gema

Dalam rangka menyemarakkan Ramadan 1446 H, Komunitas KITABISA menggelar kajian ilmu bertajuk “Indahnya Semangat Qiyamullail Ramadan”. Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Gema, Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Sumenep, dan diikuti oleh jamaah masjid serta masyarakat umum dari 14 desa di kecamatan tersebut. Sabtu, 22 Maret 2025

Kajian ini diisi oleh KH. Zarkasyi Rahiem yang menekankan pentingnya semangat qiyamullail dalam meraih keindahan Ramadan. Menurutnya, malam-malam Ramadan adalah waktu yang istimewa bagi mereka yang ikhlas dalam beribadah, terutama dalam mendirikan salat malam.

Ketua Komunitas KITABISA, Ulfa Safitri, menjelaskan bahwa kegiatan ini dimulai pukul 01.00 WIB dini hari. Rangkaian acara diawali dengan i’tikaf, dilanjutkan dengan salat tahajud berjamaah, sahur bersama, dan salat subuh berjamaah. Setelah itu, para peserta mengikuti kajian ilmu yang mengangkat tema utama kegiatan.

Selain kajian, acara ini juga mencakup pelaksanaan salat dhuha, serta pembagian zakat dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memakmurkan masjid dan meningkatkan semangat ibadah di bulan suci,” ujar Ulfa.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk menghidupkan malam Ramadan dengan ibadah dan mempererat ukhuwah Islamiyah