Rahasia Doa-doa Sebelum Berbuka Puasa, Memahami dan Mengamalkan Amalan Sunnah di Ramadhan

IDPOST.CO.ID – Menjelang Ramadhan, suasana kegembiraan dan persiapan mulai terasa di kalangan umat Islam di seluruh dunia.

Salah satu hal yang mulai mendapat perhatian adalah persiapan rohani, termasuk pemahaman lebih dalam mengenai doa sebelum berbuka puasa Ramadhan 2024.

Menjelang berakhirnya puasa, banyak orang mulai mencari informasi tentang bacaan-bacaan doa yang dianjurkan untuk mengakhiri puasa agar bisa mendapat keberkahan dan berkah dari puasa mereka sendiri.

Lalu, seperti apa bacaan doa menjelang berbuka puasa itu? Ulasan di bawah ini akan membahas secara detail bacaan doa sebelum berbuka puasa Ramadhan.

Doa Menjelang Buka Puasa Ramadhan

Salah satu amalan sunnah yang dianjurkan selama bulan Ramadhan adalah membaca doa menjelang berbuka puasa.

Mengutip dari kitab Al-Islam karya Said Hawwa, ada dua doa sebelum berbuka puasa yang bisa diamalkan, yaitu:

  1. Doa Menjelang Buka Puasa Menurut Hadits Imam Bukhari Dan Muslim

“Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa’ala rizqika setelah itu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.”

Artinya: Ya Allah, hanya karena-Mu aku berpuasa, hanya kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu, wahai Yang Maha Penyayang dan Penyayang.

  1. Doa Sebelum Buka Puasa Menurut Hadits Sunan Abu Daud

“Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru, Insya Allah.”

Artinya: Rasa haus telah berlalu, urat-urat menjadi lembab, dan pahala tetap ada, Insya Allah.

Waktu Doa Sebelum Buka Puasa yang Tepat

Para ulama berbeda pendapat mengenai waktu ideal membaca doa menjelang berbuka puasa. Sebagian ulama berpendapat bahwa doa menjelang berbuka puasa dibaca setelah berbuka atau setelah berbuka dengan air, kurma, atau makanan lainnya.

Pendapat ini didasarkan pada kata kerja yang terdapat pada doa menjelang berbuka puasa dalam bentuk lampau (fi’il madhy).

Sementara itu, sebagian ulama berpendapat bahwa doa menjelang berbuka puasa bisa dibaca sebelum berbuka puasa, dan ada juga ulama yang tidak menetapkan waktu tertentu untuk membacanya.

Demikianlah bacaan doa menjelang berbuka puasa. Semoga informasi di atas bermanfaat bagi Anda.

Polresta Sidoarjo Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial di Desa Keret

IDPOST.CO.ID, SIDOARJO – Agar pelaksanaan puasa di bulan Ramadhan tahun ini tetap lancar, Polresta Sidoarjo menggelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial di Desa Keret, Kecamatan Krembung, Sidoarjo, Jatim, pada Rabu 5 April 2023.

Dalam kegiatan tersebut Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro bersama anggotanya turun langsung ke warga yang tinggal di pedesaan.

Baca juga: Polresta Sidoarjo Kembali Bantu Warga yang Sedang Merenovasi Masjid

Mereka kemudian mengecek kondisi tubuh warga dan memberikan pengobatan gratis termasuk vaksinasi booster.

Kapolresta Sidoarjo menghimbau pada warga setempat agar tetap mengontrol kondisi fisiknya. asupan gizi, stamina tubuh dan pola istirahat yang harus diperhatikan ketika berpuasa.

Baca juga: Babinsa Koramil 0830/05 Tandes Hadiri Acara Curhat Warga

Selain itu, pihaknga juga melakukan bakti sosial dengan memberikan paket sembako dan snack pada warga.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat membantu warga disini,” ujar Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

Baca juga: Lowongan Kerja Terbaru PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAP Active)

Pada kesempatan ini, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro didampingi Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana dan Forkopimka Krembung, yang juga ikut membantu membagikan bantuan sosial secara door to door ke rumah warga. (Teguh)

Tidang Pandang Bulu, Ketahuan Buka Bersama, Siap-siap Kena Saksi

IDPOST.CO.ID – Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilarang berbuka puasa bersama pada bulan Ramadhan tahun ini.

Jika kedapatan ada ASN atau PNS yang nekad melanggar akan mendapat saksi yang sudah ditetapkan.

Larangan itu disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), tercantum dalam surat Sekretaris Kabinet tentang Instruksi Terkaik Buka Puasa Bersama.

Baca juga : Hukum Mencium Suami atau Istri Saat Puasa

Surat itu ditandatangani Sekretaris Kabinet Pramono Anung pada 21 Maret 2023.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengatakan larangan tersebut sudah ada pada Ramadhan tahun lalu.

“Arahan Presiden Jokowi tersebut demi kebaikan bersama, dan sebenarnya ini juga telah dilakukan pada Ramadan tahun lalu,” katanya.

“Intinya kita harus tetap berhati-hati, karena ini transisi dari pandemi Covid-19 menuju endemi,” lanjutnya.

Baca juga : Cepat Buat Haus, Makanan dan Minuman Ini Harus Dihindari Saat Puasa

Ditegasnya, baik menteri sampai pemerintah daerah harus mematuhi aturan yang sudah tertuang dalam instruksi.

Hukum Mencium Suami atau Istri Saat Puasa

IDPOST.CO.ID – Puasa tidak hanya berkaitan dengan minum atau makan . Tetapi umat Islam disuruh untuk mengendalikan diri menahan hawa nafsu supaya puasa tidak batal.

Salah satunya yang menggagalkan puasa ialah terkait hubungan badan. Meski bersama pasangan yang syah. Tapi apa hukum yang juga berlaku bila berciuman dengan suami atau istri?

Laporan HaiBunda tahun 2022 lalu, anggota Seksi Fatwa dan Peningkatan Bimbingan Pimpinan Majelis Tarjih danTajdid PP Muhammadiyah, Lailatis Syarifah mengarah ke hadist sah. Disebutkan Nabi Muhammad sebelumnya pernah mencium Aisyah istrinya saat dalam kondisi puasa.

Baca juga : Cepat Buat Haus, Makanan dan Minuman Ini Harus Dihindari Saat Puasa

Aisyah telah berkata, “Nabi SAW pernah mendekatiku untuk menciumku, lalu aku berkata, “Aku sedang berpuasa”, maka beliau bersabda, “Aku juga sedang berpuasa”, kemudian beliau menciumku”. (HR. An-Nasa`i).

Merujuk pada hadist itu, maka ciuman antar pasangan tidak membatalkan puasa. “Berdasarkan hadits tersebut, bisa dipahami kalau berarti ciuman antara suami dan istri tidak membatalkan puasa,” kata Lailatis.

Sebagai catatan, kecupan sebagai wujud pernyataan kasih sayang dan tidak memberi rangsangan seksual. Bila memacu air mani atau sperma maka membuat puasa jadi batal.

Baca juga : Bisa Sebabkan Kolestrol, Berikut Daftar Makan yang Harus Dihindari

Menjadi tetap bisa mesra bersama pasangan syah sepanjang bulan puasa ini. Asal tidak sampai terikut nafsu dan melakukan hubungan seks.

Cepat Buat Haus, Makanan dan Minuman Ini Harus Dihindari Saat Puasa

IDPOST.CO.ID – Bulan suci Ramadan adalah peristiwa yang paling dinantikan oleh umat Muslim di penjuru dunia. Sepanjang bulan Ramadan, umat Muslim diharuskan meredam lapar, haus, dan nafsu dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

Sering kali, mayoritas orang tidak demikian memerdulikan konsumsi makan saat sahur karena mereka mempertimbangkan, sehingga menambah konsumsi minuman dan makanan karena itu menambah besar juga ketahanan saat berpuasa, walau sebenarnya penyeleksian minuman dan makanan secara arif penting untuk dilaksanakan supaya badan tidak cepat lapar dan haus.

Ada beberapa macam makanan yang penting dijauhi sepanjang bulan Ramadhan, khususnya saat sahur supaya tidak cepat haus sepanjang berpuasa. Apa sajakah? berikut kesimpulannya.

Baca juga : Korban Puting Beliung Pasuruan, Belum Terima Bantuan Dari Pemerintah

1. Makanan yang Terlampau Manis

Makanan manis kerap jadi opsi khusus menjadi makanan pendamping buka puasa, bahkan kadang juga saat sahur sebagai makanan penutup.

Tapi, kebanyakan konsumsi makanan manis tidak disarankan saat sahur karena bisa mengakibatkan kandungan gula darah bertambah hingga membuat insulin terlepas, glukosa turun di bawah batas normal, dan mengakibatkan rasa haus, capek, dan ngantuk.

Doa yang Dianjurkan Selesai Tarawih

IDPOST.CO.ID – Memasuki bulan Ramdhan banyak umat muslim berlomba-lomba untuk lebih giat lagi melakukan ibdah.

Salah satunya salat tarawih. Perlu diketahui seusai menjalankan salat terawih kita dianjurkan untuk membaca doa. Doa tersebut disebut dengan doa kamilin.

Lantas bagai mana lafal bacaan doa kamilah, berikut hafalan doa selesai tarawih lengkap arab latin.

Dikutip dari laman resmi NU, doa selesai tarawih disebut doa kamilin karena kata ‘kamilin’ tertera dalam kalimat pertamanya.

Berikut lafal doa kamilin, doa yang dibaca setelah kita selesai shalat tarawih, lengkap tulisan arab latin dan artinya.

Allâhummaj‘alnâ bil îmâni kâmilîn. Wa lil farâidli muaddîn. Wa lish-shlâti hâfidhîn. Wa liz-zakâti fâ‘ilîn. Wa lima ‘indaka thâlibîn. Wa li ‘afwika râjîn. Wa bil-hudâ mutamassikîn. Wa ‘anil laghwi mu‘ridlîn. Wa fid-dunyâ zâhdîn. Wa fil ‘âkhirati râghibîn. Wa bil-qadlâ’I râdlîn. Wa lin na‘mâ’I syâkirîn. Wa ‘alal balâ’i shâbirîn. Wa tahta liwâ’i muhammadin shallallâhu ‘alaihi wasallam yaumal qiyâmati sâ’irîna wa alal haudli wâridîn. Wa ilal jannati dâkhilîn. Wa minan nâri nâjîn. Wa ‘alâ sariirl karâmati qâ’idîn. Wa bi hûrun ‘in mutazawwijîn. Wa min sundusin wa istabraqîn wadîbâjin mutalabbisîn. Wa min tha‘âmil jannati âkilîn. Wa min labanin wa ‘asalin mushaffan syâribîn. Bi akwâbin wa abârîqa wa ka‘sin min ma‘în. Ma‘al ladzîna an‘amta ‘alaihim minan nabiyyîna wash shiddîqîna wasy syuhadâ’i wash shâlihîna wa hasuna ulâ’ika rafîqan. Dâlikal fadl-lu minallâhi wa kafâ billâhi ‘alîman. Allâhummaj‘alnâ fî hâdzihil lailatisy syahrisy syarîfail mubârakah minas su‘adâ’il maqbûlîn. Wa lâ taj‘alnâ minal asyqiyâ’il mardûdîn. Wa shallallâhu ‘alâ sayyidinâ muhammadin wa âlihi wa shahbihi ajma‘în. Birahmatika yâ arhamar râhimîn wal hamdulillâhi rabbil ‘âlamîn.

Artinya:
Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang memenuhi kewajiban-kewajiban, yang memelihara shalat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akhirat, yang ridha dengan qadla-Mu (ketentuan-Mu), yang mensyukuri nikmat, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami, Nabi Muhammad, pada hari kiamat, yang mengunjungi telaga (Nabi Muhammad), yang masuk ke dalam surga, yang selamat dari api neraka, yang duduk di atas ranjang kemuliaan, yang menikah dengan para bidadari, yang mengenakan berbagai sutra ,yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari kalangan para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang shalih. Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah keutamaan (anugerah) dari Allah, dan cukuplah bahwa Allah Maha Mengetahui.

Ya Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan diberkahi ini termasuk orang-orang yang bahagia dan diterima amalnya, dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang celaka dan ditolak amalnya. Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya atas junjungan kami Muhammad, serta seluruh keluarga dan shahabat beliau. Berkat rahmat-Mu, wahai Yang Paling Penyayang di antara yang penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.

Hukum Lupa Membaca Niat Puasa, Sah atau Tidak

IDPOST.CO.ID – Saat datang Ramadhan, semua kaum muslim yang baligh dan berakal diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa.

Pasalnya, pada bulan Ramadhan kita sebagai kaum muslim diminta unruk berlomba-lomba memperbanyak amal salih.

Karena di bulan ini, pintu karunia dan ampunan Allah dibuka selebar-lebarnya dan seluas-luasnya ke beberapa hamba-Nya yang memiliki iman.

Para ulama setuju jika dalam menjalankan ibadah puasa, niat jadi persyaratan syahnya puasa.

Mkasudnya, sebelum kita melakukan puasa semenjak pagi sampai petang, niat tidak boleh dilupakan. Karena bila membatalkan niat puasa karena itu puasa kita jadi tidak syah .

“Sesaat akan berpuasa umat Islam harus mengucapkan niat puasa lebih dulu . Karena seperti ibadah-ibadah yang lain puasa tidak syah jika dilaksanakan tanpa niat lebih dulu,” kata Abu Malik Kamal dalam bukunya Fiqih Sunnah Wanita.

Menurut sebagian besar ulama, niat puasa wajib sepertihalnya puasa Ramadhan karena itu sebelum niat harus dilaksanakan saat malam hari saat fajar keluar . Seperti hadits yang diriwayatkan dari Hafshah jika Rosulullah bersabda :

“Barangsiapa tidak berniat puasa sebelum fajar terbit, puasanya tidak sah,” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i dan Ibnu Hibban)

Berikut ini niat puasa Ramadhan yang biasa diucapkan umat Muslim usai solat Taraweh

نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانَ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالىَ

Nawaitu shouma ghodin An Adaai fardlu syahri Romadhoona hadzihis sanati Lillaahi Ta’aalaa

Artinya : “Saya niat puasa besok hari untuk menunaikan kewajiban berpuasa pada bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’aalaa.”