Bupati Blitar Berikan Bantuan Pendidikan Bagi Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu

IDPOST.CO.ID – Bupati Blitar Rini Syarifah menghadiri acara penerimaan bantuan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi atau kurang mampu.

Bantuan pendidikan tersebut langsung di salurkan Bupati perempuan pertamad di Pendopo Ronggo Hadinegoro pada Jumat, 18 November 2023.

Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Blitar Muhamad Bagus melaporkan ada 957 mahasiswa yang menerima bantuan pendidikan dan telah lolos seleksi administrasi yang terdiri dari 729 mahasiswa berprestasi dan 228 mahasiswa kurang mampu.

“Nantinya semua mahasiswa yang lolos administrasi ini akan menerima buku tabungan secara langsung untuk bantuan biaya pendidikan,” katanya.

Sedangkan Mak Rini sapaan akrab Bupati Blitar menyebut kalau bantuan pendidikan untuk mahasiswa berprestasi dan kurang mampu ini sebagai wujud komitmen visi misi Bupati untuk melaksanakan salah satu Panca Bhakti yang pertama yakni Jaminan Pendidikan Masyarakat Desa.

“Karena pendidikan saat ini menjadi fokus utama dalam upaya pengembangan SDM yang terampil, produktif, dinamis, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,” ucapnya.

Mak Rini juga berpesan kepada mahasiswa yang hadir untuk giat belajar, meningkatkan kompetensi, mengasah kepemimpinan dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

“Harapannya semua bisa mendapatkan pekerjaan sesuai cita-citanya atau menjadi entrepreneur, pengusaha yang sukses dan bisa membuka peluang kerja bagi orang lain,” ucapnya.

“Dan bantuan yang diberikan ini benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya untuk menunjang pendidikan,”lanjutnya.

Pada acara ini diserahkan secara simbolis berupa buku rekening tabungan bantuan pendidikan mahasiswa berprestasi dan kurang mampu oleh Bupati Blitar.

Hadir pada acara ini Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Staf Ahli, Kepala Bagian Kesra, perwakilan Kemenag, dan perwakilan Bank Jatim Cabang Blitar.

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Bupati Blitar Salurkan BPPDGS

IDPOST.CO.ID – Bupati Blitar Rini Syarifah menyalurkan Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS).

Penyaluran tersebut digelar di Pendopo Agung Ronggo Hadi Negoro, Jumat 17 November 2023.

Dalam sambutanya Bupati mengatakan, setiap orang tua pastinya memiliki doa dan harapan, anak-anaknya menjadi orang yang sholah/solekha, beriman dan memiliki karakter mulia.

“Apalagi pada saat ini, dimana jaman dan perkembangannya cukup melesat jauh, sehingga benteng keimanan harus terus ditingkatkan, supaya anak tidak terpengaruh oleh hal-hal yang bersifat negarif,” katanya.

Untuk itu lanjutnya salah satu upaya orang tua untuk menanamkan iman dan taqwa adalah anak mengaji pada TPQ atau madin atau lembaga-lembaga diniyah.

“Melalui iman, ilmu dituntun kearah kebaikan. Untuk itu untuk mendorong supaya antara ilmu dan iman bisa seiring sejalan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur hadir dengan Bantuan Program Penyelenggaraan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS),” kata Bupati.

Melalui program tersebut Bupati berharap dapat memberikan kotribusi yang besar dalam rangka meningkatkan keimanan dan kecerdasan bangsa.

“Adanya bantuan ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, membantu siswa untuk memperoleh layanan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi, serta dapat meningkatkan kesejahteraan ustadz/guru serta dan untuk jangka panjang untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Blitar,” tuturnya.

Untuk diketahui bahwa IPM Kabupaten Blitar tahun 2022 sebesar 71,86%. Harapan kita tahu 2023 ada kenaikan yang cukup signifikan.

“Untuk itu sekali lagi saya minta bantuan bapak/ibu guru swasta, ustad/ustdzah untuk terus semangat berperan serta menaikkan angka IPM Kabupaten Blitar,” tutup Bupati.

Inspektorat Sudah Kantongi Hasil Audit Polemik Rumah Dinas Wakil Bupati Blitar

IDPOST.CO.ID – Inspektorat Kabupaten Blitar lakukan audit terkait polemik belanja sewa Rumah Dinas Wakil Bupati Blitar.

Dalam polemik tersebut nama Bupati Blitar ikut terseret karena diduga dengan sengaja menyewakan rumah pribadi miliknya.

Inspektur Inspektorat Kabupaten Blitar, Agus Cunanto mengatakan kalau pihaknya mendapat perintah tertulis dari Bupati Blitar untuk mengaudit pelemik yang terjadi.

“Pada hari Rabu tanggal 18 Oktober 2023 pihaknya telah menerima perintah tertulis Bupati dengan Surat Nomor: R/700/531/409.9/2023 tanggal 18 Oktober 2023 Perihal : Audit Tujuan Tertentu Belanja Sewa Rumah Dinas Wakil Bupati Blitar,” katanya.

“Setelah itu dibentuk tim untuk melaksanakan ATT atas Belanja Sewa Rumah Dinas Wakil Bupati Blitar Tahun Anggaran 2021 dan 2022 pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar dengan batas waktu pelaksanaan tugas sampai tanggal 26 Oktober 2023,” lanjutnya.

Selain itu pihaknya juga mengatakan juga melakukan konsultasi dan asistensi dengan BPKP Jawa Timur.

“Konsultasi dengan BPKP perlu agar langka, tahapan dan metodologi audit yang dilaksanakan sesuai dengan standar pengawasan APIP, mengingat BPKP adalah Pembina APIP di daerah,” ujarnya.

Ditegaskanya, pihaknya sudah menyelesaikan audit tekait polemik Rumah Dinas Wakil Bupati Blitar dan sudah mengirim Tim ke BPKP.

“Guna lebih memantapkan pada Hari Kamis tanggal 26 Oktober 2023 Inspektorat mengirim tim ke BPKP untuk melaksanakan Coacing Clinik guna memperoleh saran masukan sesuai standar pengawasan APIP,” ucapnya.

“Dan pada Senin tanggal 30 Oktober 2023 telah diterbitkan LHP Audit Tujuan Tertentu Belanja Sewa Rumah Jabatan Wakil Bupati Blitar Tahun Nomor : R/700/785/409.9.3/2023 tanggal : 30 Oktober 2023, dan pada tanggal yang sama telah pula diterbitkan Perintah Tindak Lanjut Bupati yang tercantum dalam Surat Nomor : R/700/786/409.9.3/2023 tanggal 30 Oktober 2023,” lanjutnya.

Usai audit polemik tersebut selesai, kini tugas pihaknya yakni memantau/memonitor tindak lanjut atas rekomendasi yang telah dikeluarkan.

“Setelah LHP ini maka tugas Inspektorat berikutnya adalah memantau/memonitor tindak lanjut atas rekomendasi yang telah dikeluarkan sesuai batasan waktu yang ditentukan sesuai ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku,” tutupnya.

Upacara Hari Santri 2023, Bupati Blitar Ajak Jihad Intelektual

IDPOST.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2023 di Alun-alun Kanigoro, Minggu, 22 Oktober 2023.

Dalam upacara tersebut, Bupati Blitar Rini Syarifah bertindak sebagai pembina upacara.

Dalam sambutannya, Bupati Blitar menyebut kalau santri merupakan penjaga paling depan dalam perang melawan kebodohan, dan ketertinggalan.

“Mereka adalah pejuang ilmu pengetahuan yang tidak kenal lelah, mengejar pengetahuan dan kebijaksanaan sebagai senjata utama,” ucapnya.

“Inilah jihad intelektual. Untuk itu para santri harus terus membela nilai-nilai keadilan, perdamaian, dan pengetahuan,” lanjutnya.

Bupati juga mengatakan kalau santri adalah teladan dalam menjalani jihad ini.

“Dengan buku sebagai senjata dan pena sebagai tongkat kebijaksanaan, mereka memperdalam ilmu dan menyebarkan cahaya pengetahuan,” ucapnya.

“Santri ibaratnya adalah mata air yang memiliki karakter-karakter mulia, kebaikan, rendah hati, dan kasih sayang,” tuturnya.

Bupati berharap santri terus bisa membaktikan diri pada masyarakat. Mengingat tugas, pekerjaan masih sangat banyak, mulai pemberdayaan ekonomi masyarakat, stunting, buta aksara, dan masalah social lainnya.

“Saya optimis, bersama santri seluruh pekerjaan rumah tersebut dapat tuntas,” tutupnya.

Bupati Blitar Minta Pelaku UMKM Manfaatkan Teknologi untuk Promosi

IDPOST.CO.ID – Bupati Blitar Rini Syarifah resmikan Gedung Galeri Batik Ecoprint Desa Wonorejo, Kecamatan Talun, Senin 16 Oktober 2023

Dalam perismian tersebut Bupati Blitar mengapresiasi atas launchingnya program Desa Berdaya.

“Program tersebut dari Provinsi Jawa Timur di Desa Wonorejo Kecamatan Talun yang mewujudkan ecoprint sebagai icon desa,” katanya.

Buapti mengatakan kalau Desa Berdaya ditujukan untuk pemulihan dan memperkuat perekonomian desa.

“Program Desa Berdaya ditujukan untuk pemulihan dan memperkuat perekonomian desa dengan pengembangan desa tematik melalui ekonomi kreatif, inovatif dan produktif berbasis Bumdesa,” ujarnya.

Bupati Blitar berharap, semua elemen masyarakat bisa mendukung program Desa Berdaya sebagai spirit dalam membangun desa.

Selain itu, kepada para pelaku UMKM ia berpesan untuk memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk promosi.

“Manfaatkan kecanggihan teknologi untuk mempromosikan hasil karyanya melalui media sosial dan platform jual beli online agar tidak tertinggal dengan lainnya,” tutupnya. (adv)

Bupati Blitar Ajak Muslimat Dingikan Suhu Politik di Blitar

IDPOST.CO.ID – Memasuki musim politik, Bupati Blitar Rini Syarifah ajak Muslimat NU dinginkan suhu politik di Kabupaten Bitar.

Mak Rini sapaan akrabnya Muslimat NU mempunyai pengatuh yang luar dalam mensukseskan pesta demokrasi.

Hal tersebut disampaikan Bupati Blitar saat menghadiri pengajian Muslimat dalam rangka hari santri di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kanigoro, Rabu , 18 Oktober 2023.

“Muslimat NU harus menjadi yang terdepan untuk membuat Kabupaten Blitar ini adem pada tahun-tahun politik,” katanya.

“Karena, Muslimat NU mempunyai pengaruh yang luar biasa suksesnya pesta demokrasi dari sepanjang sejarah,” lanjutnya.

Bupati menyebut Muslimat merupakan organisasi kebanggaan NU yang telah banyak makan garam perjuangan.

Dimana lanjutnya jaman semakin maju dan berkembang cukup pesat, Berbagai dinamika hadir sebagai tantangan dan tuntutan.

“Beberapa tantangan yang dihadapi antara lain, berita hoaks, radikalisme, narkoba, kemiskinan, dan ujaran kebencian,” katanya.

“Juga termasuk masalah pangan, pendidikan, kesehatan dan stunting. Muslimat NU harus turut hadir menjawab tantangan dan tuntutan tersebut,” tutupnya.

Ingin Beri Pelayanan Terbaik, Bupati Blitar Tinjau Pelayanan RSUD Srengat

IDPOST.CO.ID – Bupati Blitar Rini Syarifah tinjau pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Srengat (RSUD Srengat), Selasa 17 Oktober 2023.

Bupati Blitar mengatakan alasan pihaknya melakukan peninjauan karena ingin pasien yang datang untuk berobat di RSUD Srengat mendapatkan pelayanan dengan baik.

“Saya ingin memastikan masyarakat atau pasien yang datang untuk berobat di RSUD Srengat mendapatkan pelayanan dengan baik,” katanya.

Dalamkesempatan tersebut, Mak Rini juga meninjau kegiatan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Blitar bersama perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan Dinas P3AP2KB itu yakni pelayanan program keluarga berencana dengan Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP).

Selain itu kunjungan Bupati Blitar ke RSUD Srengat juga dalam rangka TNI Manunggal Bangga Kencana.

Bupati Blitar mengatakan, meskipun kegiatan digelar di SUD Srengat pihaknya bekerjasama dengan Dokter Tim BKKBN Provinsi Jawa Timur.

“Untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Dokter yang melayani kegiatan ini bekerjasama dengan Dokter Tim BKKBN Provinsi Jawa Timur,” katanya.

Selain itu, Mak Rini menyebut total peserta yang mengikuti program tersebut sebanyak 105 aseptor.

“Jumlah peserta keseluruhan ada 105 aseptor, diantaranya 100 aseptor dengan metode operasi wanita dan 5 dengan metode operasi pria,” ujarnya.

Dengan kehadiran Bupati Blitar diharapkan mampu memberi dukungan kepada para aseptor.

“Semoga para aseptor lebih semangat lagi dan mampu memotivasi kepada para calon aseptor lainya untuk mengikuti program kontrasepsi jangka panjang ini,” tutupnya. (ADV)

Lahirkan Ekportir di Kabupaten Blitar, Rini Syarifah: Semoga Tembus ke Pasar Global

IDPOST.CO.ID – Bupati Blitar Rini Syarifah buka kegiatan Audisi dan Inkubasi Export (ADI Export) yang bertema pelatihan bagaimana memulai ekspor.

ADI Export digelar di Hotel Grand Mansion Kota Blitar mulai Selasa 17 sampai Kamis 19 Oktober 2023.

Bupati Blitar mengatakan, ADI Export bertujuan untuk mengembangkan proses pemasaran melalui jalur ekspor supaya lebih memunculkan potensi produk-produk yang ada di Kabupaten Blitar.

“Diharap produk-produk Kabupaten Blitar mampu tembus ke pasar global,” kata Bupati Blitar Rini Syarifah.

“Banyak sekali potensi dari Kabupaten Blitar yang tembus luar daerah bahkan luar negri, tapi kita kalah soal branding,” lanjutnya.

“Produksinya dari Blitar, namun pada waktu dijual menggunakan branding daerah luar Kabupaten Blitar,” lanjutnya lagi.

Bupati Blitar berharap para peserta yang mengikuti pelatihan agar fokus dan aktif menanyakan kepada pengisi materi pelatihan, hal apa saja yang belum diketahui.

Agar lanjutnya, setelah pelatihan ini selesai, para peserta mampu memahami dan menerapkan ilmu yang telah didapat dari pelatihan dan pendampingan.

“Silahkan bertanya kepada pengisi materi pelatihan, hal apa saja yang belum diketahui. Agar setelah pelatihan mampu memahami dan menerapkan ilmu yang telah didapat dari pelatihan dan pendampingan,” ujarnya.

Perlu diketahui pelatihan ekspor sudah digelar ketiga kalinya dan di ikuti sebanyak 30 peserta.

Pelatihan diselenggarakan oleh pusat pelatihan sumber daya manusia ekspor dan jasa perdagangan Sekretariat Jendral Kementrian Perdagangan, bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar.