Ranting Ansor Pangarengan Sampang Santuni Anak Yatim

IDPOST.CO.ID, SAMPANG – Momentum Bulan Ramadhan dapat dijadikan sebagai moment mencari berkah untuk berbagi dengan sesamanya.

Tidak heran bila dalam Bulan Ramadhan ini kita sering melihat dan mendengar dari banyak kalangan yang melaksanakan kegiatan berbagi dengan sesama.

Banyak cara yang dilakukan untuk berbagi pada orang lain yaitu mulai dengan pemberian takjil, santunan anak yatim dan dhuafa. Kemudian kegiatan itu dilanjutkan dengan kegiatan buka bersama (Bukber).

Kesempatan berbagi pada sesama di Bulan Ramadhan itu juga dimanfaatkan oleh Pengurus Ranting (PR) Gerakan Pemuda Ansor, Desa Pangarengan, Kecamatan Pangarengan, Sampang, Madura.

Mereka menyantuni sejumlah anak yatim di Dusun Plasah, Desa Pangarengan. Santunan itu diberikan setelah mereka melaksanakan Rapat Kerja (Raker) Pengurus Ranting GP Ansor Desa Pangarengan.

Ketua PR GP Ansor Desa Pangarengan, Hatman menyatakan, karena dalam pembahasan raker PR Ansor Desa Pangarengan, bertepatan dengan momentum Bulan Ramadhan, sehingga ia menjadikan moment teraebut untuk berbagi.

“Karena momentumnya Bulan Ramadhan maka rapat kerja kita ini kita manfaatkan untuk menyantuni anak yatim, semoga dicatat sebagai amal kebaikan oleh Allah SWT,” tuturnya pada Sabtu, (23/03/2024) ketika hendak siap-siap melaksanakan buka bersama.

5000 Paket Sembako dari Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya Tersalur ke Madura, Sampang Dapat Paling Banyak

IDPOST.CO.ID – Sejumlah paket sembako dari Polda Jawa Timur dan Kodam V Brawijaya tersalur ke Pulau Madura, Jatim.

Penyaluran sembako tersebut disebar secara serentak di empat Kabupaten, diantaranya Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Selain pemberian sembako, Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya juga menggelar Bakti Kesehatan (Bakkes). Hal itu sebagai bentuk sinergitas dan soliditas TNI-Polri di Jawa Timur.

Kapolda Jatim Irjen Imam Sugianto menyatakan sembako yang disalurkan sebanyak 5000 paket di empat Kabupaten. Selain itu, juga melakukan pengobatan dan pelayanan kesehatan secara gratis.

“Sembako yang kami salurkan, Sampang 2000 paket, Bangkalan 1000 paket, Pamekasan 1000 paket, Sumenep 1000 paket. Sedangkan untuk pelayanan kesehatan antara lain pengobatan umum, pengobatan gigi, lab, USG kandungan, konsultasi gizi, pemeriksaan stunting, khitan masal, pojok suntik seperti suntik vitamin dan suplemen serta donor darah,” jelasnya Jumat (2/2/24).

Menurutnya, kegiatan itu merupakan wujud kongkrit semangat kebersamaan, dedikasi dan pengabdian TNI-POLRI dalam menjaga situasi kamtibmas menjelang pemilu 2024 di Jawa Timur.

Jendral bintang dua itu kemudian melanjutkan, kegiatan tersebut sebagai penguatan pagar sosial dan cooling system dalam rangka menjaga serta merawat kebhinekaan di Jawa Timur.

Ia berharap, kegiatan baksos dan bakkes kali ini menjadi momentum yang tepat untuk mempererat tali silaturahim TNI-Polri sekaligus meringankan beban masyarakat.

“Kegiatan ini kami laksanakan bersama Kodam V Brawijaya sebagai wujud kepedulian TNI-Polri kepada warga Masyarakat, sehingga bisa meningkatkan kepekaan sosial sesama kita aparatur masyarakat,” terangnya didampingi Pangdam V Brawijaya.

Sementara Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay dalam sambutannya menyatakan, bulan bakti TNI-Polri adalah momen paling penting di mana kegiatan itu merupakan kerja sama TNI-Polri yang diselenggarakan di seluruh wilayah Jawa Timur.

Hal tersebut, sebagai bentuk nyata hadirnya negara di tengah-tengah masyarakat. Ia berharap, masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dan bantuan sembako untuk meringankan beban ekonomi masyarakat.

“Kami dari TNI dan Polri yang ada di Jawa Timur ini senantiasa menjaga sinergitas dan berkomitmen untuk senantiasa ada di tengah-tengah Masyarakat”, ujarnya.

“Saya yakin dan percaya kita semua telah melakukan dengan sungguh-sungguh dan tulus ikhlas, kedepan kita dapat meraih hasil, khususnya membantu dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Wujudkan Permukiman Sehat dan Harmonis, DPRD Sampang Gelar Paripurna Awal Tahun

IDPOST.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menggelar rapat paripurna dua nota penjelasan di ruang graha paripurna DPRD setempat, Kamis (18/01/24).

Dua nota tersebut yaitu nota penjelasan terhadap satu Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif dan nota penjelasan Bupati terhadap 2 raperda eksekutif.

Sekretaris DPRD Kabupaten Sampang Moh Anwari Abdullah menyampaikan, rapat paripurna dua nota tersebut dihadiri oleh 23 anggota DPRD Sampang.

“Rapat ini telah memenuhi kuorum dan memenuhi syarat karena dari 45 anggota DPRD Sampang dihadir sebanyak 23 anggota. Sedangkan, 22 anggota DPRD lainnya absen dengan keterangan ijin,” terangnya.

Kemudian rapat paripurna tersebut langsung dimulai dan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Sampang Amin Arif Tirtana. Ia menyampaikan berdasarkan hasil keputusan Badan Musyawarah (Banmus) menetapkan tanggal 18/01/24 sebagai paripurna pertama dengan acara penyampaian diantaranya:

  1. Nota Penjelasan Pengusul (BAPEMPERDA) terhadap Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan.
  2. Nota Penjelasan Bupati terhadap: Raperda tentang pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh dan pemukiman kumuh, Raperda Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kabupaten Sampang Tahun 2024-2044

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Sampang Abdullah Hidayat, menyampaikan terima kasih pada pimpinan dewan yang telah diberikan kesempatan untuk menyampaikan tentang nota penjelasan terhadap Raperda tentang pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh dan permukiman kumuh dan raperda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sampang tahun 2024- 2044.

Ab menjelaskan, berdasarkan ketentuan pasal 94 ayat 3 Undang-undang nomor 1 tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan permukiman, pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh dan permukiman kumuh wajib dilakukan oleh pemerintah daerah, dan/atau setiap orang.

“Tujuan dari pencegahan dan peningkatan kualitas perumahan dan permukiman kumuh yistu untuk mewujudkan perumahan dan kawasan permukiman yang sehat, aman, dan harmonis, perlu didukung dengan kualitas lingkungan permukiman yang lebih luas sebagai satu kesatuan hunian yang tidak terpisahkan guna mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan,” jelasnya.

Masih kata Ab, tujuan lain dari pencegahan dan peningkatan kualitas perumahan kumuh dan permukiman kumuh yaitu, untuk meningkatkan mutu kehidupan penghuni permukiman kumuh. Hal itu berdasarkan prinsip kepastian bermukim yang menjamin hak setiap warga negara.

“Permukiman kumuh yang ada di Kabupaten Sampang salah satunya disebabkan karena ketidaktersediaannya akses sarana dan prasarana serta bangunan yang tidak sesuai dengan standar teknis,” ucapnya.

Dengan demikian, ia menerangkan tentang gambaran umum Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sampang Tahun 2024- 2044.

“RTRW dibuat karena pada dasarnya ruang memiliki keterbatasan, oleh karena itu dibutuhkan peraturan untuk mengatur dan merencanakan ruang agar dapat dimanfaatkan secara efektif,” tandasnya.

Ia menyadari kalau selama melaksanakan tugas umum pemerintahan dan tugas pembantuan masih terdapat banyak kekurangan. sehingga ia memohon dukungan pada anggota DPRD Kabupaten Sampang untuk senantiasa bersama-sama membangun dan memperbaiki kinerja untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami yakin bahwa keharmonisan dan kerjasama yang telah terbangun selama ini akan mampu untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan. Sehingga, obsesi peningkatan kesejahteraan masyarakat menuju Kabupaten Sampang hebat dan bermartabat akan dapat diwujudkan,” imbuhnya

Rapat paripurna perdana pada tahun 2024 ini dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Sampang Amin Arif Tirtana, didampingi Wakil Ketua II Rudy Kurniawan. Dan dihadiri oleh Wakil Bupati Sampang Abdullah Hidayat, 23 Anggota DPRD Sampang, Forkopimda, Kepala OPD dan Camat se Kabupaten Sampang.

Seorang Nenek di Sampang Jatuh Tercebur Sumur Sedalam 10 Meter

IDPOST.CO.ID – Seorang nenek dengan nama Buyani (76) warga Dusun Bere’ Leke, Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, diketahui mengalami kecelakaan jatuh ke dalam sumur (Laka Sumur) Pada Senin (08/01/24).

Beruntung dalam kejadian itu, nenek yang sudah memasuki usia lanjut (Lansia) masih bisa diselamatkan dan berhasil di evakuasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari tetangga korban menyatakan, sekitar jam 13.00 WIB, korban diketahui menuju sumur, kemungkinan hendak mau mandi.

Tidak lama kemudian, terdengar suara ceburan yang sangat keras dari arah sumur. karena curiga, lalu tetangga korban pergi ke arah sumur dan melihat seorang nenek yang masih hidup.

Kemudian, dengan bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, nenek tersebut berhasil di evakuasi.

Kepala BPBD Kabupaten Sampang Candra Ramadhani Amin menyatakan, korban, berhasil di evakuasi oleh tim BPBD Sampang dan tim gabungan yang bertugas mengambil korban di dalam sumur dengan kedalaman sekitar 10 meter.

“Setelah berhasil di evakuasi, kondisi korban masih hidup sehingga langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat,” terangnya.

Menurutnya, kondisi korban mengalami luka di kepala bagian depan sehingga butuh penanganan medis dari puskesmas setempat.

“Setelah mendapat laporan dari warga kalau telah terjadi laka sumur, kami dari BPBD langsung menuju lokasi dan korban berhasil di evakuasi,” tandasnya.

Peserta KPPS di Sampang Protes Hasil Pengumuman Seleksi PPS Desa Karang Penang Oloh

IDPOST.CO.ID – Sejumlah peserta pendaftar Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mendatangi kantor sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Karang Penang Oloh, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Madura, Jatim.

Kedatangan peserta KPPS tersebut dalam rangka memprotes hasil pengumuman seleksi yang dilaksanakan oleh PPS Desa setempat di duga syarat dengan kepentingan.

Salah satu peserta KPPS M Diki Sugianto mengatakan, proses perekrutan yang dilakukan PPS terdapat kejanggalan. Sebab, nama-nama yang terpilih menjadi anggota KPPS bukan peserta yang menigkuti proses pendaftaran ke PPS.

“Peserta yang lolos itu peserta siluman dan titipan dari pihak yang punya kepentingan. Karena nama-nama yang terpilih sebagai anggota KPPS berbeda antara hasil yang dirilis oleh KPU Sampang dengan berita acara pleno penetapan calon anggota yang dikeluarkan oleh PPS Desa Karang Penang Oloh,” jelasnya pada Kamis (04/01/2024).

Menanggapi ha itu, Anggota PPS Desa Karang Penang Oloh Ainor Rifki Fatmala menyatakan, terdapat sejumlah 44 nama anggota KPPS terpilih yang tidak sesuai dengan hasil berita acara pleno yang ditetapkan oleh PPS. Untuk itu ia berjanji masih berkoordinasi dan akan mengkajinya bersama KPU Sampang melalui PPK Karang Penang.

“Kita lihat saja nanti hasilnya, jika terdapat dugaan pelanggaran baik secara formil maupun administrasi kita kembalikan sesuai aturan,” tandasnya.

RSUD dr Muhammad Zyn Sampang Launching Rumah Sunat dan Tekhnologi ESWL

IDPOST.CO.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Muhammad zyn Kabupaten Sampang, Madura, Jatim. Melaunching rumah sunat dan pelayanan batu ginjal tanpa operasi di pendopo Bupati Sampang, pada Jum’at (29/12/23).

Peluncuran program rumah sunat dan pelayanan batu ginjal tersebut merupakan program yang sudah kesekian kalinya, RSUD Muhammad zyn terus berupaya melakukan pembenahan untuk memperbaiki dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.

Rumah sunat itu menggunakan metode sunat tanpa memakai jarum suntik, sehingga anak yang takut dengan jarum suntik bisa menggunakan metode tersebut.

Direktur Rumah Sakit Muhammad zyn Kabupaten Sampang, dr Agus Akhmadi mengatakan, launching rumah sunat dan pelayanan batu ginjal tanpa operasi itu merupakan inovasi RSUD Muhammad zyn dalam meningkatkan pelayanan bagi masyarakat Kabupaten Sampang.

“Launching ini merupakan inovasi baru RSUD Muhammad zyn sesuai dengan yang dicita-citakan oleh Bupati Sampang,” ujarnya.

Direktur Utama (Dirut) RSUD Muhammad zyn itu kemudian, memuji Bupati Sampang sebagai Bupati pembangunan kesehatan. Sebab menurutnya, karena Bupati Sampang yang peduli terhadap tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat Kabupaten Sampang.

“Beliau (Bupati Sampang) orang yang selalu mensupport dan mempunyai keinginan yang sama tentang pelayanan dan menjadikan RSUD Muhammad zyn sebagai rumah sakit rujukan di Madura,” terangnya.

Kemudian, ia mengenalkan tekhnologi Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL). Menurutnya tekhnologi tersebut merupakan tindakan non-invasif untuk menangani batu saluran kemih, batu kandung kemih, batu ginjal, maupun batu empedu dengan memanfaatkan gelombang kejut dari luar tubuh tanpa merusak jaringan tubuh lainnya atau tanpa operasi.

“Tekhnologi ESWL ini sudah dilakukan pembuktian pada pasien yang memecahkan batu ginjal tanpa operasi,” ucapnya.

Sementara Bupati Sampang Slamet Junaidi, sangat mengapresiasi kinerja tenaga kesehatan dr Muhammad zyn. Menurutnya, pelayanan lebih penting dari pendapatan rumah sakit.

“Bagi kami pendapatan itu nomor terakhir, dan paling utama yaitu pelayanan pada masyarakat Kabupaten Sampang,” tandasnya.

Pemdes Pangarengan Sampang Bersama Bidan Desa Laksanakan PMT

IDPOST.CO.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Pangarengan, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang melalui Bidang Kesehatan, melaksanakan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada anak dan ibu hamil resiko tinggi (Resti), di Rumah Desa Sehat (RDS) yang berlokasi di Dusun Galba.

Pemberian makanan tambahan pada anak dan ibu hamil resti ini dilaksanakan selama 12 kali, dimulai sejak hari Minggu (17/12/23) hingga Kamis (28/12/23), kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan anak dan pencegahan stunting.

Pemberian tambahan makanan itu tindak lanjut dari kegiatan rembuk stunting, hasil dari pembahasan rembuk stunting itu terdapat sejumlah 25 anak yang terindikasi berat badannya kurang dan 10 orang ibu hamil yang beresiko tinggi.

Dari jumlah diatas, mereka dihimbau untuk datang ke RDS lalu kemudian dilakukan penimbangan, pengukuran, dan pemberian makanan tambahan. Sedangkan untuk ibu hamil juga dikaukan hal sama.

Kegiatan semacam itu dilaksanakan selama 12 kali. Kemudian diakhir kegiatan mereka akan dicek perkembangannya melalui berat dan tinggi badannya.

Bidan Desa Pangarengan Devy Nor. I menyatakan, PMT berbasis pangan lokal ini merupakan program intervensi bagi balita kurang gizi dan ibu hamil beresiko tinggi atau istilah kesehatan kurang energi kronis (kek).

“Ini bertujuan untuk meningkatkan status gizi pada sasaran, khususnya pada ibu hamil dan balita kurang gizi,” jelasnya, pada Kamis (28/12/23).

Lebih jauh Bidan Desa yang akrab dipanggil Devi menjelaskan, selain untuk meningkatkan status gizi, PMT juga untuk mengedukasi sasaran tentang makanan yang berbasis lokal atau yang ada di lingkungan sekitar.

“Apalagi dengan maraknnya jajan masa kini, seperti makanan yang banyak mengandung pengawet dan digemari oleh anak-anak, kita bisa memberikan pelatihan pada ibu balita tentang cara atau mempraktekkan pemberian PMT yang hampir menyamai dengan jajanan kekinian tanpa harus mengurangi zat gizi,” ulasnya.

Kemudian, ia juga mencontohkan tentang menu makanan yang telah dibuat melalui pelatihan dari Desa dengan mengundang tim dari Puskesmas setempat, dalam makanan itu tanpa menambahi bahan yang lain seperti pengenyal.

“Contoh kita ada menu pentol, yang mana pentol bakso yang kita buat ini murni dari daging sapi dan ditambah sedikit tepung, tapi tidak ditambahi bahan pengenyal,” tandasnya.

DPRD Sampang Gunakan Baju Adat dan Bahasa Madura Saat Rapat Paripurna

IDPOST.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang, Madura, Jatim. menggelar rapat paripurna tentang pengumuman dan penetapan Program Pembentukan Pemerintah Daerah (Propemperda) tahun 2024 serta memperingati hari jadi Kabupaten Sampang yang ke 400 tahun, di ruang Graha Paripurna DPRD, Sabtu (23/12/23).

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sampang Moh Fadol, diikuti oleh semua unsur pimpinan DPRD, Anggota DPRD, Bupati dan Wakil Bupati Sampang, Sekdakab, jajaran Forkopimda, Pimpinan OPD dan Camat, serta Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten, Ketua dan Wakil Ketua Dharma Wanita Pembangunan serta Istri Anggota DPRD.

Dalam rapat Paripurna kali ini peserta rapat mengenakan busana adat kebesaran Kabupaten Sampang, dan dari awal pelaksanaan hingga selesai mereka menggunakan bahasa Madura.

Ketua DPRD Kabupaten Sampang Moh Fadol dalam sambutannya menyampaikan
rapat Paripurna saat ini merupakan rapat Paripurna yang ke-23 DPRD Kabupaten Sampang dengan agenda Pengumuman dan Penetapan Propemperda dan memperingati hari jadi Kabupaten Sampang.

“Rapat Paripurna kali ini merupakan rapat yang ke-23 dengan dua agenda, Pertama Pengumuman dan Penetapan Propemperda 2024, kedua adalah memperingati hari jadi Kabupaten Sampang yang ke-400 tahun,” ungkapnya dengan bahasa Madura.

Pada kesempatan itu, ia ikut mendoakan para leluhur serta tokoh yang telah mendahului kita. Selain itu, Ia berharap agar seluruh masyarakat diberi kesehatan serta dijauhi dari bala dan bencana.

Sementara, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dengan Bahasa Madura menyatakan, terima kasih pada Ketua dan jajaran Pimpinan serta anggota DPRD yang telah memberikan kesempatan untuk memperingati hari jadi Kabupaten Sampang tahun 2023 yang ke 400.

Ia kemudian, mengapresiasi sinergitas DPRD dengan Pemerintah Daerah dalam menjalankan Pemerintahan selama ini termasuk juga proses yang melalui Propemperda tahun 2024.

“Ia berharap di hari kadi Kabupaten Sampang yang ke 400 ini dapat dijadikan momentum bersama sama memperkuat komitmen untuk mendorong kemajuan dan pembangunan demi mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Sampang yang Hebat dan Bermartabat,” tandasnya.