Satuan Pendidikan Sumenep Diminta Jaga Integritas dan Transparan Selama PPDB

IDPOST.ID – Seluruh satuan pendidikan di bawah kewenangan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Madura, Jatim. Diminta agar menjaga integritas dan transparansi selama proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2025-2026.

Surat bernomor 700/1489/101.1/2025 itu merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 8 Tanggal 02/05/ 2025, tentang pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi dalam penyelenggaraan PPDB.

Dalam surat tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, menekankan bahwa semua kepala sekolah mulai dari PAUD, SD, hingga SMP negeri dan swasta, wajib mempublikasikan pesan-pesan anti korupsi di lingkungan satuan pendidikan masing-masing.

“Setiap satuan pendidikan diminta memasang pamflet, banner, atau spanduk berisi informasi antigratifikasi. Media sosial sekolah juga wajib digunakan untuk menyosialisasikan upaya ini,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Agus Dwi Saputra, dalam edaran yang telah ditandatangani secara elektronik itu.

Menurut Agus, instruksi tersebut bukan sekadar formalitas, tapi bagian dari komitmen serius pemerintah daerah dalam mencegah praktik-praktik yang mencederai kepercayaan publik. Terutama dalam momentum krusial seperti PPDB yang kerap menjadi sorotan masyarakat.

Tak hanya itu, sekolah juga diminta membuat laporan tertulis terkait langkah-langkah sosialisasi yang telah dilakukan. Laporan tersebut harus disertai dokumentasi sebagai bukti pendukung dan disampaikan ke Dinas Pendidikan paling lambat 30 Mei 2025.

“Ini bagian dari transparansi yang harus dibangun bersama. Masyarakat berhak mendapatkan layanan pendidikan tanpa ada pungutan atau tekanan yang tidak sesuai aturan,” imbuhnya.

Surat edaran tersebut juga ditembuskan ke berbagai pihak, termasuk Bupati Sumenep, Inspektorat Daerah, serta para pengawas pendidikan di setiap jenjang. Langkah ini dilakukan agar pengawasan terhadap jalannya PPDB bisa lebih menyeluruh dan menyentuh hingga ke akar pelaksanaannya di sekolah.

Disdik Kabupaten Sumenep berharap, dengan adanya keterbukaan dan sosialisasi yang masif, potensi penyimpangan dalam pelaksanaan PPDB bisa diminimalisir.

“Tidak ada kompromi untuk gratifikasi dalam dunia pendidikan. Semuanya harus bersih dan akuntabel,” tegas Agus.

PPDB 2025 sendiri dijadwalkan berlangsung mulai pertengahan Juni mendatang. Seluruh sekolah kini bersiap, bukan hanya dari sisi teknis pelaksanaan, tapi juga komitmen menjaga marwah dunia pendidikan dari praktik-praktik tak terpuji.

Masyarakat Desa Pakamban Daya Patungan Perbaiki Jalan Rusak

Masyarakat Dusun Prangalas, Desa Pakamban Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, bergotong royong memperbaiki jalan rusak di wilayah mereka. Perbaikan jalan ini dilakukan secara swadaya setelah kondisi jalan yang rusak parah tidak kunjung mendapatkan perhatian dari pihak terkait. Jumat, 09 Mei 2025

Menurut Matsuy, salah satu tokoh masyarakat setempat, dana untuk perbaikan jalan ini dikumpulkan dari masyarakat secara sukarela.

“Sumbangan masyarakat mulai dari Rp20.000 per orang. Alhamdulillah, dana yang terkumpul cukup untuk memperbaiki jalan yang rusak,” ujarnya.

Masyarakat terlihat antusias bahu-membahu dalam proses perbaikan jalan. Mereka berharap, dengan perbaikan ini, aktivitas sehari-hari masyarakat bisa kembali lancar dan aman.

“Jalan ini sangat penting untuk akses pertanian dan anak-anak sekolah. Semoga dengan perbaikan ini, aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu,” pungkas Matsuy

Untuk diketahui anggaran dana desa (DD) di Desa Pakamban Daya tahun anggaran 2025 mencapai 1.045.679.000 (satu miliar empat puluh lima juta enam ratus tujuh puluh sembilan ribu rupiah)

Kwarda Jatim Lantik Kwarcab Pramuka Sumenep Masa Bakti 2024–2029

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur, M. Arum Sabil, melantik Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Sumenep masa bakti 2024–2029 pada Kamis (1/5/2025), bertempat di Pendopo Agung Keraton Sumenep.

Dalam kesempatan itu, Arum menegaskan pentingnya peran Pramuka dalam menghadapi tantangan zaman, khususnya terkait dampak negatif penggunaan gawai di kalangan generasi muda. Ia juga mengingatkan bahwa kepala daerah memiliki tanggung jawab hukum untuk mendukung pembinaan kepramukaan.

“Pramuka adalah garda terdepan dalam membangun karakter dan kemandirian generasi muda, terutama menghadapi ancaman seperti kecanduan gadget dan lemahnya aktivitas fisik,” ujar Arum.

Ia mendorong agar Kwarcab Sumenep menginisiasi gerakan “Pramuka Produktif” sebagai upaya penguatan ketahanan pangan dan energi secara mandiri. Menurutnya, gerakan ini relevan dalam menyiapkan generasi emas 2045.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), menyatakan komitmennya mendukung program kepramukaan yang adaptif dan inovatif.

“Pramuka harus hadir sebagai solusi terhadap berbagai ancaman, termasuk narkoba, judi online, dan lunturnya nilai budaya lokal. Karakter harus dibentuk melalui pendekatan kreatif,” kata Fauzi.

Bupati Sumenep mengapresiasi kegiatan pramuka yang dinilai berdampak positif, seperti aksi penanaman pohon, respon bencana, hingga kampanye hemat energi.

“Saya mengapresiasi langkah nyata pramuka dalam aksi penanaman pohon, respon bencana, hingga kampanye hemat energi,” pungkasnya

Langkah Berani Pemuda Tani Jaddung: Dari Jagung ke Padi, Hasil Melimpah

Siapa sangka, sekelompok pemuda di Desa Jaddung justru bikin gebrakan dengan panen padi pertama mereka. Selama ini, jagung memang jadi andalan warga di desa tersebut. Tapi Kelompok Pemuda Tani Sejahtera justru berani tampil beda.

Dipimpin oleh M. Mahdi, kelompok ini memulai tanam padi sejak 30 Desember 2024 lalu. Dan sekarang, hasilnya bikin banyak orang kagum—panen melimpah ruah!

“Alhamdulillah, panennya benar-benar menggembirakan. Saya ingin teman-teman muda lain juga terjun ke dunia pertanian. Kalau dijalani dengan serius, hasilnya luar biasa,” kata Mahdi di tengah suasana panen yang penuh semangat, Kamis (10/4/2025).

Langkah berani ini nggak luput dari perhatian penyuluh pertanian. Nur Hasan, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Pragaan, memberikan apresiasi tinggi.

“Salut buat semangat pemuda Jaddung. Mereka berani mencoba sesuatu yang baru dan berhasil. Ini bukti kalau anak muda juga bisa jadi pelopor pertanian,” ujarnya.

Menurut Nur Hasan, aksi para pemuda ini juga sejalan dengan visi besar ketahanan pangan nasional yang kini digaungkan oleh pemerintah pusat.

Harapannya, keberhasilan ini bisa jadi inspirasi bagi desa-desa lain, bahwa bertani bukan hanya soal tradisi—tapi juga masa depan yang menjanjikan.

“Kalau ada anak muda yang semangat bertani, saya yakin pertanian kita akan semakin kuat,” tutup Nur Hasan dengan penuh optimisme.

Kwarcab Sumenep Terjunkan Personel Demi Kelancaran Mudik Idul Fitri

IDPOST.CO.ID – Dalam rangka mendukung arus mudik Lebaran, Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Sumenep kembali berperan aktif melalui program Gerakan Nasional Karya Bakti Pramuka. Program tahunan ini berkontribusi besar dalam memastikan kelancaran perjalanan para pemudik, termasuk melalui penyelenggaraan mudik gratis.

Direktur PT Sumekar (Perseroda), Imam Mulyadi, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kehadiran dan keterlibatan Pramuka dalam membantu kelancaran mudik. Ia menilai kontribusi mereka sangat berarti, terutama dalam menjaga ketertiban serta memberikan kenyamanan bagi para pemudik. Sabtu. 29 Maret 2025

“Keberadaan anggota Pramuka sangat membantu, mulai dari proses pengambilan tiket, pengangkutan barang hingga pengaturan penumpang di kapal. Ini memastikan perjalanan lebih aman dan nyaman,” ujar Imam Mulyadi.

Ia juga berharap program ini dapat terus berlanjut, sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu dalam perjalanan mudik di tahun-tahun mendatang.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Sumenep, Wahyu Kurniawan Pribadi, menegaskan bahwa kegiatan Karya Bakti Pramuka merupakan wujud nyata kepedulian Pramuka terhadap masyarakat, khususnya di momen Hari Raya Idul Fitri.

“Ini adalah implementasi dari Satya dan Darma Pramuka. Kami tidak hanya berfokus pada kegiatan internal, tetapi juga turut serta memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam meringankan beban mereka saat mudik,” katanya.

Program mudik gratis ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama lembaga terkait sebagai solusi bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan transportasi menuju kampung halaman. Diharapkan, inisiatif ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi lebih banyak orang di masa depan.

Komunitas Youtuberbagi Gelar Buka Bersama dan Santunan untuk 100 Anak Yatim

Sumenep – Komunitas Youtuberbagi sukses menggelar acara buka bersama dan santunan untuk 100 anak yatim di Masjid Helim, Desa Jaddung. Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan dan meringankan beban anak-anak yang telah kehilangan orang tua mereka. Kamis, 27 Maret 2025

Pembina Komunitas Youtuberbagi, Mashudi, S.Pd, menekankan pentingnya dukungan sosial dan pendidikan bagi anak yatim. “Menjadi yatim bukanlah pilihan, melainkan takdir yang harus dijalani. Mereka membutuhkan uluran tangan kita agar tetap bisa bersekolah dan memiliki masa depan yang cerah,” ujarnya.

Ketua Komunitas Youtuberbagi, Saiful Bahri, M.Kom, mengajak para konten kreator untuk memanfaatkan platform digital sebagai sarana kepedulian sosial. “Mari kita ubah views menjadi berkah, likes menjadi doa, dan subscriber menjadi jalan kebaikan. Konten bisa sementara, tapi amal jariyah akan abadi,” katanya.

Acara ini diakhiri dengan pembagian santunan dan doa bersama. Komunitas Youtuberbagi berkomitmen untuk terus mendampingi anak yatim melalui berbagai program sosial dan pendidikan.

Pererat Kekompakan, Kwarcab Sumenep Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama

Sumenep – Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Sumenep mengadakan silaturahmi dan buka puasa bersama pada Senin (24/3/2025). Acara ini dihadiri oleh seluruh pengurus Kwarcab dan diawali dengan pembacaan Surat Yasin bersama.

Ketua Kwarcab Sumenep, Wahyu Kurniawan Pribadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang kebersamaan, tetapi juga momen penting untuk memperkuat organisasi. Ia menekankan bahwa silaturahmi ini menjadi kesempatan bagi pengurus untuk membahas rencana kegiatan kepramukaan ke depan.

“Kita ingin Pramuka Sumenep semakin solid. Kebersamaan seperti ini penting agar komunikasi antar pengurus semakin baik dan visi organisasi dapat berjalan maksimal,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, para pengurus berdiskusi mengenai berbagai program kerja untuk tahun 2025. Wahyu berharap kegiatan-kegiatan yang dirancang bisa lebih inovatif, menarik bagi anggota Pramuka, serta bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita harus terus berinovasi agar Pramuka tetap relevan dan memberikan dampak positif bagi generasi muda,” tambahnya.

Acara yang berlangsung penuh kehangatan ini diharapkan semakin memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan dalam menjalankan program kepramukaan di Sumenep.

Semarak Qiyamullail Ramadan, Komunitas KITABISA Gelar Kajian Ilmu di Masjid Gema

Dalam rangka menyemarakkan Ramadan 1446 H, Komunitas KITABISA menggelar kajian ilmu bertajuk “Indahnya Semangat Qiyamullail Ramadan”. Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Gema, Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Sumenep, dan diikuti oleh jamaah masjid serta masyarakat umum dari 14 desa di kecamatan tersebut. Sabtu, 22 Maret 2025

Kajian ini diisi oleh KH. Zarkasyi Rahiem yang menekankan pentingnya semangat qiyamullail dalam meraih keindahan Ramadan. Menurutnya, malam-malam Ramadan adalah waktu yang istimewa bagi mereka yang ikhlas dalam beribadah, terutama dalam mendirikan salat malam.

Ketua Komunitas KITABISA, Ulfa Safitri, menjelaskan bahwa kegiatan ini dimulai pukul 01.00 WIB dini hari. Rangkaian acara diawali dengan i’tikaf, dilanjutkan dengan salat tahajud berjamaah, sahur bersama, dan salat subuh berjamaah. Setelah itu, para peserta mengikuti kajian ilmu yang mengangkat tema utama kegiatan.

Selain kajian, acara ini juga mencakup pelaksanaan salat dhuha, serta pembagian zakat dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memakmurkan masjid dan meningkatkan semangat ibadah di bulan suci,” ujar Ulfa.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk menghidupkan malam Ramadan dengan ibadah dan mempererat ukhuwah Islamiyah