Mas Ibin: Kunjungan Wapres Gibran Jadi Momentum Percepatan Ekonomi dan Layanan Kesehatan di Blitar

IDPOST.ID – Momentum Bulan Bung Karno, Kota Blitar mencatat momen bersejarah dengan kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. Bagi Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, yang akrab disapa Mas Ibin, kunjungan ini bukan sekadar agenda resmi, tetapi juga peluang strategis untuk mempercepat pembangunan daerah.

Mas Ibin menyampaikan rasa terhormatnya kepada Wapres yang menyempatkan waktu untuk hadir dan melakukan kunjungan langsung ke lapangan, termasuk ke Puskesmas Sukorejo. Dalam kesempatan itu, Mas Ibin menegaskan pemanfaatan momen seoptimal mungkin dengan menyoroti dua fokus utama: pengembangan pelayanan kesehatan dan perluasan ekspor UMKM.

“Ini momentum yang sangat berharga. Kami bawa proposal penguatan RSUD Kota Blitar agar bertransformasi menjadi rumah sakit rujukan regional, termasuk penambahan sarana dan teknologi yang memerlukan investasi besar,” jelas Mas Ibin.

Wapres Gibran, menurutnya, memberikan respons positif dan perhatian serius terhadap pengembangan layanan kesehatan, yang menjadi salah satu pilar penting membangun kualitas hidup masyarakat.

Tak hanya bidang kesehatan, aspek ekonomi rakyat juga menjadi topik hangat dalam dialog antara Mas Ibin dan Wapres saat sesi makan siang bersama pelaku usaha lokal. Fokus utama adalah mendorong UMKM naik kelas dan menembus pasar internasional.

“Kami sampaikan kesiapan UMKM Blitar untuk ekspor. Beliau merespons dengan dukungan akses pasar global melalui koneksi e-commerce nasional dan internasional serta fasilitasi dalam berbagai pameran dagang,” tambah Mas Ibin.

Lebih lanjut, Wapres menegaskan akan membantu pelaku UMKM Blitar untuk memperluas pasar hingga ke Afrika dan wilayah internasional lainnya, sebagai wujud nyata komitmen pemerintah terhadap pemberdayaan ekonomi lokal.

Selain itu, proposal pembangunan Blitar Trade Center juga disampaikan sebagai upaya menciptakan pusat perdagangan modern yang mampu menjadi motor penggerak layanan jasa dan ekonomi kota.

Mas Ibin menutup dengan harapan agar masyarakat ikut menjaga iklim kondusif yang dapat menarik perhatian lebih banyak lagi dari pemerintah pusat sehingga mempercepat kemajuan kota.

“Semakin banyak perhatian dari pusat, semakin besar peluang kita untuk tumbuh. Ini saatnya kerja bersama untuk mewujudkan mimpi besar Kota Blitar,” tutup Mas Ibin dengan penuh semangat.

Wapres Gibran sendiri saat menghadiri Bazar Blitar Djadoel, juga menegaskan komitmen mendorong produk lokal menembus pasar internasional. “Produk UMKM di Blitar sangat luar biasa. Saya sudah sampaikan kepada Pak Wali agar memperluas jangkauan pasar, termasuk ke Afrika,” ungkapnya.

Kunjungan ini juga diwarnai dengan aksi Wapres membeli berbagai produk khas Blitar, memuji kualitas dan kemasan yang sudah layak bersaing di pasar global.

Di sela acara, Wapres dan rombongan juga berziarah ke Makam Bung Karno, menegaskan semangat membangun bangsa yang diwariskan sang proklamator.

Dengan berbagai langkah strategis terencana dan dukungan nyata dari pusat, Blitar berada pada titik awal lompatan besar untuk menjadi kota maju dan sejahtera.

Blitar SAE, Terima Informasi dari Medsos, Mas Ibin Langsung Gercep Temui Lansia Sakit di Turi

IDPOST.CO.ID – Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin yang akrab dikenal sebagai Mas Ibin—menyempatkan diri datang langsung ke rumah seorang warga lanjut usia bernama Mbah Kasmidi.

Di usia senjanya yang telah mencapai 85 tahun, Mbah Kasmidi tengah berjuang melawan sakit dengan kondisi hidup yang serba terbatas.

Kedatangan Mas Ibin bukan sekadar agenda seremonial. Langkahnya ke rumah Mbah Kasmidi berawal dari sebuah pesan publik yang disampaikan melalui media sosial Pemerintah Kota Blitar.

Aduan itu singkat namun sarat makna: ada seorang lansia sakit yang membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah.

Respons Mas Ibin pun cepat—jadwal resmi disesuaikan, protokol dipangkas. Ia memilih untuk hadir langsung tanpa banyak basa-basi.

“Kalau ada warga sepuh yang butuh perhatian, ya kami harus hadir. Tidak boleh menunggu terlalu lama,” kata Mas Ibin sambil menyerahkan bantuan dengan penuh empati.

Tak hanya datang sendiri, Mas Ibin turut menggandeng jajaran terkait: Kepala Dinas Sosial Sad Sasminarti, Camat Sukorejo Jito Baskoro, Lurah Turi, serta tim Baznas Kota Blitar.

Bersama mereka, dibawa pula paket bantuan dari program Berkat SAE, yang merupakan inisiatif Pemerintah Kota Blitar untuk menjangkau para lansia dalam situasi rentan. Untuk Mbah Kasmidi, bantuan tersebut mencakup kebutuhan khusus seperti susu dan popok dewasa.

Mas Ibin menekankan bahwa kehadiran pemerintah tak cukup dengan distribusi bantuan saja. Lebih dari itu, yang utama adalah menunjukkan bahwa warga tidak dibiarkan sendirian menghadapi keterbatasan.

“Yang penting bukan hanya apa yang dibawa, tapi bagaimana kita hadir untuk mereka,” ungkapnya.

Kota Blitar sendiri telah mengembangkan program “lansia prioritas” sebagai bagian dari strategi sosial berbasis kerentanan.

Lansia yang tergolong dalam program ini dipilih melalui berbagai indikator seperti kondisi kesehatan, keterbatasan ekonomi, dan faktor sosial lainnya.

Pemantauan berkala pun dilakukan oleh Dinas Sosial dan relawan di tingkat kelurahan, memastikan intervensi berjalan konsisten.

Perhatian pemerintah terhadap kelompok lansia bukan hanya respons jangka pendek, tetapi bagian dari desain kebijakan jangka panjang.

Dengan jumlah lansia yang terus bertambah, orientasi pembangunan pun diarahkan untuk lebih inklusif, merangkul kelompok usia lanjut dalam kebijakan kesehatan, perlindungan sosial, dan pelayanan dasar.

Wajah Mbah Kasmidi yang semula tampak letih berubah cerah ketika ia menerima kunjungan itu. Ada secercah rasa aman yang hadir bersama perhatian yang nyata.

Di balik kesederhanaan momen tersebut, tersirat pesan kuat bahwa sentuhan kemanusiaan jauh lebih bermakna daripada sekadar angka-angka di meja birokrasi.

Di balik peristiwa ini juga tersimpan cerita tentang perubahan paradigma dalam pelayanan publik Kota Blitar. Lewat media sosial, warga kini punya akses langsung menyuarakan kebutuhan dan kondisi mereka. Tidak perlu menunggu surat resmi atau laporan berjenjang. Pemerintah merespons dengan cepat.

“Platform digital sekarang menjadi ruang dialog yang penting antara masyarakat dan pemerintah,” ujar Mas Ibin, menegaskan bahwa keterbukaan pada aspirasi publik adalah kunci efektivitas pelayanan.

Reaksi warga Kelurahan Turi pun hangat. Mereka menyambut langkah ini dengan antusias, merasa bahwa perhatian kepada lansia bukan lagi sebatas janji, tapi sudah hadir dalam bentuk tindakan.

Menurut Mas Ibin, program yang menyasar kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas akan terus diperkuat.

“Mbah Kasmidi sudah tercakup dalam program kami, tapi sentuhan langsung itu tidak tergantikan. Kadang yang paling dibutuhkan bukan bantuan materi, tapi rasa diperhatikan,” katanya.

Semangat Idul Fitri: Mas Ibin Akan Percepat Pembangunan Kota Blitar Tambah SAE

IDPOST.CO.ID – Semarak Idul Fitri 1446 Hijriah, Wali Kota Blitar H. Syauqul Qohar Muhibbin, akrab disapa Mas Ibin, memulai agenda silaturahmi yang istimewa. Ia mengunjungi rumah mantan Wali Kota Blitar periode 2010–2015, Samanhudi Anwar.

Kunjungan ini berlangsung sederhana namun sarati makna, mencerminkan kesinambungan kepemimpinan yang lebih dari sekadar aspek administratif, tetapi juga emosional dan spiritual.

Mas Ibin hadir bersama istri dan beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Pemerintah Kota Blitar. Di hadapan tuan rumah, ia menyampaikan bahwa kunjungan ini bukan sekadar rutinitas Lebaran.

“Kami ingin mempererat tali silaturahmi. Ini bukan hanya soal etika sosial, tapi juga etika kepemimpinan,” ungkapnya di sela-sela pertemuan yang hangat di kediaman Samanhudi, Selasa (8/4/2025).

Mas Ibin menekankan bahwa pertemuan ini juga menjadi ruang diskusi tentang arah pembangunan Kota Blitar ke depan.

Ia mengaku menerima sejumlah masukan berharga dari Samanhudi Anwar, yang merupakan bagian dari sejarah pemerintahan di kota proklamator tersebut.

“Kami bahas beberapa hal, termasuk pentingnya percepatan pembangunan untuk menghadirkan Kota Blitar yang lebih SAE,” ujarnya, merujuk pada semboyan khas yang berarti Santun, Amanah, dan Excellent.

Mas Ibin menggarisbawahi bahwa sebagai pemimpin saat ini, ia tidak berada di ruang hampa. Banyak program yang telah dirintis oleh pendahulunya, dan menjadi tanggung jawab moralnya untuk melanjutkan dan menyempurnakan.

“Ada kesinambungan yang harus dijaga. Kota ini dibangun dari kerja banyak orang, termasuk para wali kota sebelumnya,” tambahnya.

Semnetara, Samanhudi menyambut hangat kedatangan rombongan Mas Ibin. Ia menyatakan bahwa kunjungan ini murni dalam semangat Idul Fitri. Namun, pembicaraan ringan mengenai Blitar tak bisa dihindari.

“Namanya juga pemimpin, pasti yang dibicarakan tetap soal rakyat dan pembangunan. Saya sampaikan beberapa saran untuk mendukung kerja-kerja beliau,” ungkap Samanhudi.

Ia juga melihat bahwa Mas Ibin memiliki komitmen yang kuat untuk melanjutkan pembangunan berbasis aspirasi masyarakat.

Konsistensi dan keterbukaan terhadap saran, menurutnya, menjadi kunci agar kepemimpinan berjalan selaras dengan kebutuhan warga.

“Silaturahmi seperti ini baik, bukan hanya menyambung hubungan pribadi, tapi juga semangat untuk terus membangun kota bersama,” ujarnya.

Kota Blitar SAE, Wali Kota Mas Ibin Sambut Warga Saat Acara Open House

IDPOST.CO.ID – Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibin, mengadakan acara open house dan halal bihalal dalam rangka merayakan Idul Fitri.

Halal bohalal digelar di Rumah Dinas Wali Kota Blitar, yang terletak di Jalan Soedanco Supriyadi No. 18.

Acara ini diadakan selama dua hari, yaitu Rabu dan Kamis, pada tanggal 2-3 April 2025, bertepatan dengan hari ketiga dan keempat Idul Fitri 1446 H.

Mas Ibin memanfaatkan momen Idul Fitri ini untuk memperkuat hubungan silaturahmi dengan masyarakat Kota Blitar.

Berbeda dari kebiasaan biasanya, open house kali ini diadakan bukan pada hari pertama atau kedua Idul Fitri.

Ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil agar masyarakat dapat merayakan hari suci ini bersama keluarga tanpa harus terganggu oleh agenda resmi pemerintah.

“Saya memilih untuk menggelar open house Idul Fitri pada hari ketiga dan keempat, bukan di hari pertama. Hari pertama adalah waktu yang sakral, jadi saya ingin membiarkan masyarakat dan OPD merayakan bersama keluarga terlebih dahulu. Baru di hari kedua dan ketiga, kita bisa berkumpul,” jelas Mas Ibin dengan senyum hangat pada Rabu (2/4/2025).

Acara open house ini tidak hanya dihadiri oleh warga Kota Blitar, tetapi juga melibatkan sejumlah pejabat dari organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Blitar.

Setiap harinya, acara dibagi menjadi dua sesi: sesi pagi dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, dan sesi sore dari pukul 14.00 hingga 16.30 WIB.

Suasana di Rumah Dinas Wali Kota Blitar terasa penuh kehangatan. Warga yang hadir dengan gembira saling mengucapkan selamat Idul Fitri dan memanfaatkan kesempatan ini untuk berbincang langsung dengan Mas Ibin.

Dari anak-anak hingga tokoh masyarakat, semua tumpah ruah di area rumah dinas yang dihias sederhana namun penuh keakraban.

Bagi Mas Ibin, open house ini lebih dari sekadar tradisi. Ia menekankan bahwa silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci untuk menjaga keharmonisan di Kota Blitar.

Keterbukaan dalam berkomunikasi merupakan dasar bagi pemerintah untuk terus berupaya memenuhi kebutuhan warganya.

“Idul Fitri adalah waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai Islam yang membawa rahmat bagi semua, menjaga tradisi baik, dan terus berkhidmat untuk umat dan bangsa. Dengan open house ini, saya berharap dapat mempererat ukhuwah antara pemerintah dan masyarakat Kota Blitar,” ucap Mas Ibin.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Ibin juga mengundang seluruh masyarakat Kota Blitar yang belum sempat hadir.

“Monggo rawuh, saya mengundang semua warga untuk menghadiri Open House yang akan berlangsung pada Rabu dan Kamis, 2-3 April 2025, dari pukul 09.00-12.00 & 14.00-16.30 di Rumah Dinas Wali Kota. Mari berkumpul, menjaga keharmonisan, dan memperkuat tali persaudaraan,” tuturnya.

Melalui acara ini, Mas Ibin berharap dapat menciptakan suasana guyub rukun yang terus terjaga di Kota Blitar.

Sebagai pemimpin daerah, ia berkomitmen untuk selalu dekat dengan masyarakat dan mendengarkan aspirasi mereka, baik dalam momen formal maupun dalam acara santai seperti open house ini.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Taqabbalallahu minna wa minkum, taqabbal yaa karim. Di hari yang suci ini, mari kita kembali ke fitrah, saling memaafkan, dan memperkuat ukhuwah,” katanya..

“Idul Fitri adalah waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai Islam dan menjaga tradisi baik. Bagi saudara-saudara yang pulang kampung ke Kota Blitar, selamat datang di Bumi Bung Karno,” tuturnya.

“Semoga kebersamaan dengan keluarga membawa kebahagiaan dan keberkahan. Bagi yang mudik, hati-hati di jalan dan semoga selamat sampai tujuan. Minal ‘Aidin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin,” tutup Mas Ibin.

Mas Ibin: Sinergi KIM dan Pemerintah Wujudkan Kota Blitar yang Maju

IDPOST.CO.ID – Kota Blitar terus bergerak maju dengan dukungan penuh dari Komunitas Informasi Masyarakat (KIM).

Tidak hanya sebagai penyampai informasi, KIM kini memegang peran strategis sebagai penggerak ekonomi dan agen pemberdayaan masyarakat.

Hal ini diungkapkan oleh Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, yang akrab disapa Mas Ibin, dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) KIM se-Kota Blitar di Balai Kota Koesoemo Wicitro pada Sabtu (22/3/2025).

Di depan perwakilan KIM dari setiap kelurahan, Mas Ibin memberikan apresiasi atas kontribusi aktif komunitas ini. Ia menegaskan bahwa KIM adalah mitra strategis dalam mendukung program pemerintah dan mempercepat pembangunan.

“KIM bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga penghubung penting antara masyarakat dan pemerintah. Kami berharap KIM terus menjadi mitra strategis dalam menyongsong Kota Blitar yang semakin maju,” ujar Mas Ibin.

Fokus pada Digitalisasi dan Ekonomi Lokal

Dalam acara bertema “KIM Berdaya, Masyarakat Sejahtera, Membangun Ekonomi Lokal yang Digital”, Mas Ibin juga memaparkan berbagai program baru yang sedang disiapkan Pemerintah Kota Blitar, termasuk peningkatan tata kelola pelayanan publik.

Ia menekankan bahwa KIM memiliki peran besar dalam memastikan masyarakat memahami dan mendukung kebijakan pemerintah.

Bimtek ini menghadirkan Vitta Devita, seorang pakar digital marketing, untuk memberikan pelatihan kepada peserta.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Blitar, Mujianto, mengatakan bahwa KIM bukan hanya perpanjangan tangan pemerintah, tetapi juga memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi lokal.

“Melalui bimtek ini, kami ingin KIM lebih memanfaatkan teknologi digital, baik untuk menyampaikan informasi pemerintah maupun mempromosikan potensi ekonomi di setiap kelurahan,” ujar Mujianto.

Ia berharap KIM dapat menjadi jembatan informasi yang akurat dan sekaligus inspiratif bagi masyarakat.

Peran KIM di Era Digital

Sebagai agen perubahan tingkat lokal, KIM diharapkan mampu membantu masyarakat mengakses peluang ekonomi, terutama melalui pemasaran produk lokal secara digital.

Dengan berkembangnya teknologi, peran KIM dalam mendukung ekonomi berbasis digital menjadi semakin penting.

Mas Ibin menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Kota Blitar tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada keterlibatan aktif masyarakat.

“Perubahan harus didukung oleh partisipasi masyarakat. KIM adalah mitra strategis untuk memastikan kebijakan pemerintah berjalan efektif,” katanya.

Harapan Besar untuk KIM

Bimtek ini menjadi langkah penting untuk memperkuat kapasitas KIM dalam menjalankan tugasnya. Dengan pengetahuan baru, diharapkan KIM mampu memberdayakan masyarakat secara lebih maksimal.

Pemerintah Kota Blitar juga berkomitmen untuk terus bersinergi dengan KIM demi mewujudkan Kota Blitar yang lebih maju dan sejahtera.

“KIM adalah bagian penting dari visi Kota Blitar ke depan. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas informasi akan menjadi kunci sukses pembangunan kota ini,” tutup Mas Ibin.

Blitar SAE, Mas Ibin Salurkan CSR PT HM Sampoerna Tbk

IDPOST.CO.ID – Dalam suasana menyambut Idulfitri, PT HM Sampoerna Tbk menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan tiga ton beras kepada warga kurang mampu di Kota Blitar.

Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin (Mas Ibin), di kediaman salah satu warga di Jalan Joko Kandung, Kelurahan Blitar, pada Senin, 24 Maret 2025.

Mas Ibin menyoroti betapa pentingnya bantuan ini tepat waktu, mengingat lonjakan kebutuhan pokok masyarakat menjelang Lebaran.

“Kami bersama perwakilan PT HM Sampoerna menyerahkan bantuan ini langsung kepada masyarakat. Kebutuhan pokok sangat diperlukan saat menyambut Idulfitri,” katanya, sambil mengapresiasi kepedulian perusahaan terhadap warga Blitar.

Mas Ibin juga mengungkapkan harapannya agar PT HM Sampoerna terus berkontribusi dalam bentuk program CSR lainnya.

“Kami berterima kasih kepada PT HM Sampoerna atas perhatian ini. Semoga perusahaan ini semakin berkembang dan menyerap lebih banyak tenaga kerja dari warga Blitar,” tambahnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Blitar, Sad Sasminarti, menjelaskan bahwa penyaluran beras difokuskan di tiga kecamatan: Sukorejo, Sananwetan, dan Kepanjenkidul. Namun, Kelurahan Blitar menerima porsi terbesar karena lokasinya dekat dengan pabrik PT HM Sampoerna.

“Setiap keluarga akan menerima paket beras seberat lima kilogram tanpa kriteria khusus, namun prioritas diberikan kepada yang sangat membutuhkan,” ujarnya.

Sinergi untuk Kesejahteraan Bersama

Keberadaan pabrik PT HM Sampoerna di Kota Blitar tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga menegaskan komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosialnya.

Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat bisa berjalan efektif demi kesejahteraan bersama.

Dengan semangat kebersamaan, diharapkan kualitas hidup masyarakat Blitar terus meningkat seiring pertumbuhan industri.

Bagi warga penerima bantuan, tiga ton beras ini bukan sekadar angka, tetapi simbol nyata kepedulian yang meringankan beban di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok.

Bangun Kota Blitar SAE, Mas Ibin: Media jembatan utama dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat

IDPOST.CO.ID – Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin akrab disapa Mas Ibin menggelar acara buka bersama yang menggugah semangat kolaborasi antara Pemerintah Kota Blitar dan insan media di Balai Kota Kusumo Wicitro pada Jumat sore, 21 Maret 2025.

Acara ini bukan hanya sekadar berbuka puasa, tetapi juga menjadi momen berharga untuk memperkuat sinergi dalam mendukung keterbukaan informasi dan kemajuan pembangunan daerah.

Mas Ibin membuka sambutannya dengan menegaskan peran vital media dalam menyampaikan kebijakan publik.

Ia menjelaskan bahwa insan pers bukan hanya penyampai berita, tetapi juga pengawal transparansi pemerintahan.

“Pemerintah tidak bisa berdiri sendiri. Media adalah jembatan utama dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya, menekankan pentingnya hubungan baik antara keduanya.

Acara buka bersama ini dihadiri berbagai perwakilan media, baik dari media cetak, online, maupun elektronik, serta pemangku kepentingan lainnya seperti K.H. Muchtar Lubby dan para asisten serta kepala perangkat daerah.

Kehadiran mereka menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Blitar untuk membangun komunikasi yang konstruktif dan terbuka dengan insan media.

Suasana akrab dan santai memungkinkan para peserta untuk berdiskusi tentang isu-isu aktual, termasuk program-program pembangunan yang tengah dijalankan di Blitar.

Mas Ibin juga mengajak insan pers untuk berperan sebagai kontrol sosial yang konstruktif, mengingat kritik yang membangun dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah.

“Mari kita sama-sama membangun Kota Blitar agar semakin maju dan sejahtera,” tambahnya.

Acara ini ditutup dengan doa dan makan bersama, mempererat ikatan antara pemerintah dan insan media.

Keterbukaan dan sinergi yang terjalin mencerminkan semangat kolaboratif dalam membangun Kota Blitar yang lebih baik, dengan Mas Ibin menegaskan bahwa,

“Sinergi antara pemerintah dan media adalah kunci dalam membangun Kota Blitar yang lebih SAE.”

Blitar SAE, Mas Ibin : Peran Kader PKK berperan Dalam Ciptakan Ketahanan Sosial

IDPOST.CO.ID – Di tengah upaya memperkuat komitmen terhadap pemberdayaan perempuan dan keluarga, Pemerintah Kota Blitar menggelar acara yang penuh inspirasi pada Jumat, 21 Maret 2025.

Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin lebih dikenal dengan sebutan Mas Ibin memberikan bingkisan kesejahteraan kepada 614 kader Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).

Acara yang berlangsung di Gedung Kusuma Wicitra ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga merupakan penghargaan nyata bagi para kader yang telah berkontribusi dalam program pembangunan, khususnya dalam pemberdayaan perempuan, anak, dan kesejahteraan keluarga.

Dalam sambutannya, Mas Ibin menekankan betapa strategisnya peran kader PKK dalam mendukung kebijakan pemerintah.

Ia menyebutkan bahwa kader PKK adalah garda terdepan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan fokus pada isu-isu penting seperti pencegahan stunting dan penguatan ketahanan keluarga.

“Kader PKK berperan penting dalam menciptakan ketahanan sosial daerah yang kuat,” ungkapnya.

Lebih jauh, Mas Ibin menyampaikan pesan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur yang mendorong kader PKK untuk aktif dalam menangani isu-isu strategis.

Ia menegaskan bahwa kader PKK bukan sekadar pelaksana, tetapi juga agen perubahan yang memiliki peran vital dalam membentuk masa depan Kota Blitar. Kehadiran PKK yang penuh semangat diyakini akan membawa dampak positif bagi masyarakat.

Ketua TP PKK Kota Blitar, Kharisa Rizqi Umami Muhibbin, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peningkatan kapasitas sumber daya lembaga penyedia layanan pemberdayaan perempuan.

Momen ini diharapkan dapat memperkuat silaturahmi dan sinergi antara berbagai tingkatan TP PKK, dari kota hingga kelurahan.

Dengan 614 kader yang menerima bingkisan, Mas Ibin berharap bahwa penghargaan ini dapat menjadi simbol perhatian pemerintah terhadap peran penting kader PKK.

Ia mengajak semua kader untuk terus semangat dan bersinergi dalam mencapai tujuan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Mari kita jaga semangat gotong royong untuk kesejahteraan Kota Blitar,” pesannya.