Popularitas Teknologi Text-to-Speech yang Terus Tumbuh di E-Reader

IDPOST.CO.ID – Teknologi text-to-speech di e-reader bukan sekadar fitur tambahan. Ia telah mengubah bagaimana orang menikmati bacaan. Sekarang banyak yang memilih mendengarkan cerita sambil berjalan santai di taman atau memasak di dapur.

Suara yang mengalir lancar menggantikan mata yang lelah menatap layar terlalu lama. Itu bukan kemunduran dalam kebiasaan membaca melainkan adaptasi terhadap gaya hidup yang bergerak cepat.

Dulu membaca artinya duduk diam dengan buku di tangan. Kini cukup menekan satu tombol lalu membiarkan suara buatan membacakan “Bumi Manusia” atau “Sang Pemimpi” dengan intonasi yang tak kalah dari narator profesional.

Perkembangan ini bukan hal sepele. Ia menjembatani batas antara membaca dan mendengarkan. Menjadikan literasi lebih lentur tanpa mengurangi maknanya.

Siapa Saja yang Paling Terbantu

Bukan hanya mereka yang punya gangguan penglihatan yang merasakan manfaat besar dari text-to-speech. Banyak orang tua yang mulai kesulitan membaca huruf kecil pun beralih ke mode suara. Pelajar pun demikian. Mereka bisa menyimak buku pelajaran sambil naik angkutan umum. Waktu tidak lagi jadi hambatan. Bacaan tetap bisa dinikmati meski mata sibuk dengan hal lain.

Bahkan pekerja yang punya jadwal padat kini terbiasa mendengarkan buku selama perjalanan atau saat mengisi waktu luang. Beberapa keluarga juga memanfaatkannya untuk mengenalkan cerita kepada anak-anak. Dalam satu rumah bisa terdengar lantunan “Petualangan Sherina” dari e-reader di ruang tamu saat malam tiba.

Teknologi ini berkembang bukan tanpa alasan. Selain praktis ia juga inklusif. Tidak semua orang mampu atau punya waktu membaca teks panjang. Tapi hampir semua bisa mendengarkan. Dalam hal ini text-to-speech memberi akses yang lebih luas pada dunia literasi.

Fitur yang Meningkatkan Pengalaman Membaca

Perangkat e-reader sekarang tak lagi sekadar menampilkan huruf di layar. Mereka membawa fitur-fitur yang membuat pengalaman membaca menjadi lebih fleksibel dan ramah. Salah satu daya tarik utamanya adalah personalisasi suara dan kecepatan membaca. Namun bukan itu saja:

  1. Penyesuaian Suara dan Aksen

Pengguna bisa memilih jenis suara yang diinginkan bahkan dengan aksen dari wilayah tertentu. Ini membuat cerita terasa lebih hidup seperti didongengkan oleh seseorang dari lingkungan sendiri.

  1. Sinkronisasi Suara dan Teks

Teks tetap muncul di layar saat suara membacakan bagian yang sama. Ini membantu mereka yang sedang belajar bahasa atau ingin tetap melihat ejaan kata-kata sulit.

  1. Mode Malam dengan Audio

Ketika mata sudah lelah mode malam bisa diaktifkan sambil mendengarkan bacaan. Cahaya redup berpadu dengan suara yang tenang sangat cocok untuk menyudahi hari.

  1. Fitur Penghentian Otomatis

Pengguna bisa mengatur waktu agar pembacaan berhenti sendiri saat tertidur. Tidak perlu khawatir kehilangan bagian penting karena suara tidak terus melaju sampai pagi.

Meningkatnya penggunaan fitur-fitur ini menunjukkan bahwa text-to-speech bukan tren singkat. Ia menjawab kebutuhan nyata dari pembaca masa kini. Dalam situasi tertentu bahkan menjadi satu-satunya cara seseorang bisa mengakses pengetahuan dari bacaan.

Akses Lebih Luas Lewat Perpustakaan Digital

Salah satu pendorong utama pertumbuhan text-to-speech adalah munculnya perpustakaan daring yang menyediakan ribuan judul secara bebas. Mengandalkan Z-lib bersama dengan Anna’s Archive dan Library Genesis menjadi strategi banyak pembaca yang ingin menjelajahi koleksi buku tanpa batas. Lewat platform semacam ini banyak yang menemukan kembali minat baca yang dulu sempat hilang.

Dalam ekosistem yang terus berkembang ini text-to-speech memperkaya cara orang berinteraksi dengan teks. Ia bukan pesaing dari buku cetak. Ia hanya bentuk lain dari kehadiran cerita. Ada saatnya membaca terasa berat dan suara menjadi jembatan yang menyambungkan kembali pembaca dengan isi buku. Saat itulah teknologi berhenti jadi alat dan mulai menjadi teman.

Penantian Berakhir: Redmi Note 13 dan Note 13 Pro 4G Ramaikan Pasar Gadget

IDPOST.CO.ID – Xiaomi membawa kabar menggembirakan dengan menghadirkan keluarga Redmi Note 13 Series secara lengkap di Indonesia! Terlebih, kini kita mendapatkan konfirmasi resmi bahwa Redmi Note 13 dan Note 13 Pro versi 4G siap memukau penggemar Tanah Air.

Detik-detik menyenangkan ini terkuak melalui situs TKDN yang memamerkan kehadiran keduanya. Redmi Note 13 dan Note 13 Pro versi 4G, yang sebelumnya hanya muncul sebagai rumor, kini menjelma menjadi kenyataan yang sangat dinantikan.

Tak lama setelah kemunculan Xiaomi 14 dan Poco F6, Redmi turut memamerkan diri dalam basis data P3DN Kemenperin RI. Dua pahlawan baru, dengan nomor model misterius 23124RA7EO dan 23117RA68G, ternyata adalah Redmi Note 13 dan Redmi Note 13 Pro versi 4G yang bakal meramaikan pasar gadget Indonesia.

Situs TKDN membeberkan bahwa keduanya akan membawa konektivitas 4G, sementara nilai komponen dalam negeri mencapai 38,20%. Meskipun spesifikasinya belum sepenuhnya terungkap, namun kepastian kehadiran keduanya di Indonesia semakin memicu rasa penasaran kita.

Ingatlah momen ketika Xiaomi pertama kali memperkenalkan Redmi Note 13 Series, menggebrak dunia dengan model vanilla, Pro, dan Pro Plus yang sudah mendukung konektivitas 5G. Kabar baiknya, peluncuran resmi di Indonesia semakin dekat, dan kita bisa berharap untuk melihat Pro Plus bersamaan dengan dua saudaranya!

Dari 14 September 2023, tiga perangkat Redmi Note 13 Series ini sudah terdeteksi dengan sertifikasi TKDN. Redmi Note 13 5G (2312DRAABG), Redmi Note 13 Pro 5G (2312DRA50G), dan Redmi Note 13 Pro Plus 5G (23090RA98G) siap membius kita dengan teknologi terdepan.

Meskipun Xiaomi Indonesia belum memberikan pengumuman resmi, semangat kita semakin membara menantikan kehadiran Redmi Note 13 Series di pasar Indonesia. Perkiraan optimis menyebutkan mereka mungkin akan hadir pada awal tahun 2024. Kita semua bersatu menunggu momen epik ini!

ASEAN Society Trip 2023: Pembelajaran Lintas Negara Bersama SD IAS Al-Jannah

IDPOST.CO.ID – Pendidikan tak hanya di dalam kelas, namun juga di alam dunia. SD Islam, Alam, dan Sains Al-Jannah (IAS Al-Jannah) menggabungkan keduanya melalui program inovatif, ASEAN Society Trip 2023.

Merangkul semangat global dan kemitraan internasional, program ini membawa peserta ke Kuala Lumpur, Malaysia, dalam rangka Student Immersion Program di Sekolah Kerajaan Bukit Bandaraya.

Kegiatan berlangsung mulai tanggal 3 hingga 6 Oktober 2023.

Tujuan utama program ini adalah melatih peserta untuk memahami dan menghargai budaya, karakter, serta teknologi di negara-negara Asia yang dikunjungi.

Peserta diajak menjalani kunjungan pendidikan ke tempat-tempat dengan nilai edukasi tinggi, berinteraksi dengan narasumber lokal, dan berpartisipasi dalam aktivitas proyek.

Hasilnya, peserta dapat mengembangkan wawasan global, meningkatkan kepercayaan diri, dan membawa rasa bangga sebagai bangsa Indonesia.

Program ini memadukan karakter Islam, Alam, dan Sains, mengajak peserta untuk mengamati dunia sekitar mereka dan mengambil hikmah dari setiap pengalaman.

Melalui kunjungan ke Kuala Lumpur, peserta juga berkesempatan untuk menjelajahi tempat-tempat menarik, memperdalam pemahaman mereka tentang Islam, dan merasakan tantangan baru yang membentuk karakter.

Kegiatan di Sekolah Kerajaan Bukit Bandaraya meliputi pertukaran pelajar, pembelajaran budaya Malaysia dan Indonesia, pertandingan futsal, serta senam gembira.

Siswa juga membawa souvenir khas Indonesia untuk teman-teman baru di SK Bukit Bandaraya, memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia.

Acara penampilan kreatif di SK Bukit Bandaraya seperti tarian tradisional dan drama musikal melengkapi pengalaman berharga ini.

Di Aswara, peserta memperdalam pemahaman tentang seni dan budaya Malaysia melalui aktivitas dan pertunjukan seni.

Program ini berfokus pada pertukaran ilmu dan budaya antar pelajar, membangun mental yang tangguh, dan mendorong keterampilan siswa untuk belajar dan berjuang dengan keterbatasan.

ASEAN Society Trip 2023 diharapkan dapat menjadi fondasi positif dalam pembentukan karakter dan kemampuan siswa dalam belajar.

Pengalaman belajar langsung dengan siswa dari negara tetangga di Malaysia akan membuka wawasan dan menginspirasi siswa, memperkaya pengetahuan mereka tentang teknologi, kebiasaan, dan budaya.

Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini, semoga Allah SWT memberkahi niat baik kita semua dalam memajukan pendidikan di SD Islam, Alam, dan Sains Al-Jannah.