Jelang Idul Fitri 2025, Wali Kota Blitar Mas Ibin Nyekar ke Makam Leluhurnya

IDPOST.CO.ID – Sambut Hari Raya Idul Fitri 2025, Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin melakukan nyekar atau ziarah kubur.

Mas Ibin sapaan akrabnya didampingi Ketua TP PKK Kota Blitar, Kharisa Rizqi Umami Muhibbin dan putranya berziarah ke makam kekeknya almarhum H Nur Hasyim.

Almarhum dimakamkan di belakang Masjid Plosoarang, Sanan Kulon, Kabupaten Blitar.

Nyekar atau ziarah ke makam ke makam leluhur atau keluarga yang sudah meninggal dunia merupakan hal rutin yang dilakukan Mas Ibin.

Apalagi saat akan memasuki bulan suci Ramadhan dan menjelan Idul Fitri tradisi ziarah ke makam tidak pernah ia tinggalkan.

“Setiap ada kesempatan saya menyempatkan untuk bisa berziarah ke makam,” katanya.

Mas Ibin menekankan, momen ziarah kubur tidak hanya dilakukan saat momen menjelang Idul Fitri saja.

Namun, setiap ada waktu, dirinya menyempatkan diri ke pemakaman mendoakan keluarganya yang meninggal dunia.

“Bagi kita kaum muslimin tradisi ziarah kubur sudah sejak dahulu dilakukan, dan tradisi ini merupakan salah satu cara mengenang jasa orang yang telah tiada dan untuk pengingat akan kematian,” pungkasnya.

Wali Kota Blitar Mas Ibin Tinjau Kesiapan Lebaran untuk Pastikan Keselamatan Warga

IDPOST.CO.ID – Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin, yang akrab disapa Mas Ibin, menunjukkan keseriusannya dalam memastikan keamanan dan kenyamanan warganya menjelang Idul Fitri 1446 H.

Mas Ibin bersama Forkopimda melakukan peninjauan di sejumlah perlintasan kereta api di Kota Blitar untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran, Sabtu, 29 Maret 2025

Dalam peninjauan tersebut, Mas Ibin memeriksa fasilitas keselamatan, seperti palang pintu otomatis dan sistem peringatan dini, serta memberikan arahan kepada petugas jaga.

“Kami meminta petugas untuk selalu siaga dan memperkuat koordinasi dengan pihak kereta api agar keselamatan masyarakat tetap terjaga,” ujar Mas Ibin.

Mas Ibin juga mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan beraktivitas di sekitar rel kereta api. Ia menegaskan bahwa bermain atau berkumpul di dekat rel sangat berbahaya.

“Jangan ada yang bermain di sekitar rel. Ini bukan tempat untuk nongkrong. Kita harus prioritaskan keselamatan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar Operasi Ketupat Semeru guna mendukung kelancaran mudik Lebaran.

Sebanyak 435 personel gabungan dari Polri, TNI, dan OPD Kota Blitar diterjunkan ke titik-titik strategis, seperti jalur wisata, arteri, perbatasan, stasiun, serta terminal.

“Kami memiliki beberapa satuan tugas, termasuk preemtif, preventif, hingga penegakan hukum. Semua bertugas memastikan kelancaran dan keamanan selama masa Lebaran,” jelas AKBP Titus.

Operasi ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri untuk menjamin keselamatan warga selama merayakan Idul Fitri.

Langkah Mas Ibin dalam mempersiapkan pengamanan Idul Fitri tidak hanya berhenti di perlintasan kereta api. Dua hari sebelumnya, pada Kamis, 27 Maret 2025, ia turun langsung memimpin perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Kalimas.

Bersama tim teknis Dinas Perhubungan, Mas Ibin memastikan lampu-lampu jalan yang mati segera diperbaiki untuk meningkatkan keselamatan warga.

“Penerangan jalan yang baik adalah bagian penting dari keselamatan masyarakat, terutama saat malam hari. Komitmen kami adalah memastikan infrastruktur kota berfungsi optimal,” ujar Mas Ibin.

Blitar SAE, Mas Ibin: Relokasi TPS Ahmad Yani untuk Kenyamanan dan Estetika Kota

IDPOST.CO.IDKota Blitar kini sedang berusaha menata ulang wajahnya. Salah satu langkah yang diambil oleh Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin, yang akrab disapa Mas Ibin, adalah merelokasi Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang sebelumnya berada di Jalan Ahmad Yani, kawasan padat aktivitas di tengah kota.

Pemindahan ini bukan hanya soal tata kelola sampah, tetapi juga upaya menciptakan lingkungan kota yang lebih bersih, nyaman, dan estetis.

Pada Selasa pagi, 25 Maret 2025, suasana di Jalan Ahmad Yani tampak berbeda. Ekskavator dikerahkan untuk meratakan fasilitas TPS yang telah lama berdiri di lokasi tersebut.

Truk-truk pengangkut sampah sibuk memindahkan kontainer, menandai berakhirnya fungsi TPS di kawasan strategis kota itu.

Di lokasi, Mas Ibin bahkan turun langsung memasang spanduk bertuliskan “Mohon Maaf, Pembuangan Sampah di TPS A. Yani Dialihkan ke TPS Karanglo/TPS DLH/TPS Karangtengah.”

Menjaga Estetika dan Kenyamanan Publik

Menurut Mas Ibin, keberadaan TPS di Jalan Ahmad Yani tidak lagi relevan dengan perkembangan tata kota Blitar yang semakin maju.

Kawasan tersebut dikenal sebagai pusat ekonomi, kuliner, dan fasilitas umum, seperti rumah sakit dan pertokoan.

TPS yang berada di tengah-tengah aktivitas ini dianggap mengganggu estetika dan kenyamanan publik.

“Ini bukan penutupan, tapi relokasi. TPS tetap ada, hanya dipindahkan ke lokasi yang lebih tepat. Jalan Ahmad Yani adalah kawasan strategis dan penting untuk wajah kota. Kita ingin area ini lebih rapi, bersih, dan nyaman untuk semua,” ujar Mas Ibin.

Keberadaan TPS di area ini sering menimbulkan keluhan, baik dari pejalan kaki, pengunjung rumah sakit, hingga pelaku usaha di sekitarnya.

Relokasi TPS Ahmad Yani juga menjadi bagian dari program 100 hari kerja Mas Ibin, yang salah satunya menargetkan sterilisasi fasilitas pengelolaan sampah dari ruang publik yang kurang representatif.

Solusi dan Titik Pengganti TPS

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar, Jajuk Indihartati, menjelaskan bahwa relokasi TPS Ahmad Yani telah direncanakan dengan matang.

TPS ini akan dialihkan ke tiga lokasi pengganti, yaitu TPS Karanglo, TPS Karangtengah, dan TPS DLH di Gedog.

“TPS ini kami tutup karena lokasinya tidak lagi sesuai. Selain dekat dengan rumah sakit, kawasan ini juga menjadi pusat kuliner. Pengelolaan sampah tetap berjalan dengan mengalihkan ke lokasi baru yang lebih memadai,” jelasnya.

Selain itu, Jajuk menambahkan bahwa ke depan, Pemkot Blitar akan terus mengevaluasi lokasi-lokasi TPS lainnya yang dinilai kurang strategis.

Harapannya, jumlah TPS di ruang publik bisa semakin berkurang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah secara mandiri.

Fokus pada Wajah Baru Blitar

Relokasi TPS ini tidak hanya soal pengelolaan sampah, tetapi juga bagian dari visi besar Pemkot Blitar untuk membangun kota yang lebih modern.

Mas Ibin menekankan bahwa kawasan Jalan Ahmad Yani akan dikembangkan menjadi pusat kuliner dan wisata kota.

“Setelah TPS pindah, kami akan menata kawasan ini agar lebih rapi dan menarik. Kami ingin menjadikan Jalan Ahmad Yani sebagai pusat street food dan kuliner khas Blitar. Dengan begitu, semakin banyak orang yang datang untuk menikmati suasana kota,” ujarnya.

Tak hanya itu, Mas Ibin juga menyoroti pentingnya reformasi sistem pengelolaan sampah di Blitar.

Ia mengakui bahwa beberapa TPS, seperti di Kelurahan Gedog, sudah mendekati kapasitas maksimal dan memerlukan solusi jangka panjang.

“Harapan kami, TPS di ruang publik bisa terus berkurang bahkan hilang sama sekali. Pengelolaan sampah harus dimulai dari sumbernya, dengan masyarakat yang lebih sadar memilah dan mengolah sampah sendiri,” tegasnya.

Menuju Kota yang Bersih dan Nyaman

Relokasi TPS Ahmad Yani adalah langkah awal dari berbagai upaya penataan ulang tata kota Blitar.

Pemerintah Kota terus berkomitmen menciptakan kota yang lebih bersih, ramah, dan nyaman bagi warganya, sekaligus menarik bagi wisatawan.

“Kami ingin ruang publik di Blitar memberikan kenyamanan untuk semua. Baik pedagang, pejalan kaki, maupun warga yang tinggal di sekitar area ini berhak menikmati lingkungan yang bersih dan tertata,” pungkas Mas Ibin.

Blitar SAE, Mas Ibin: Bantuan Difabel Bukan Sekadar Kebijakan, tetapi Wujud Perhatian

IDPOST.CO.ID – Pemerintah Kota Blitar kembali menegaskan komitmennya terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya penyandang disabilitas, dengan menyalurkan Bantuan Sosial Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) Tahap I Tahun 2025.

Penyaluran ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin, dalam sebuah acara simbolis di Aula Kantor Dinas Sosial Kota Blitar pada Selasa, 25 Maret 2025.

Namun, penyaluran ini bukan sekadar pembagian bantuan. Mas Ibin membawa pesan penting bahwa kesejahteraan penyandang disabilitas adalah prioritas yang harus diwujudkan.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa bantuan ini bukan hanya soal angka atau kebijakan, tetapi wujud nyata keberpihakan pemerintah kepada kelompok difabel.

“Kami ingin teman-teman difabel merasa bahwa mereka adalah bagian penting dari Kota Blitar. Bantuan ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga untuk menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk mereka,” ujar Mas Ibin.

Langkah Nyata

Setiap penerima ASPD, baik penyandang disabilitas maupun keluarga yang merawat mereka, menerima bantuan sebesar Rp 900 ribu untuk tiga bulan.

Total ada 40 penyandang disabilitas yang menerima bantuan pada tahap pertama ini, dengan rincian 21 orang merupakan penyandang disabilitas fisik dan 19 orang lainnya merupakan penyandang disabilitas fisik berat.

Bantuan ini juga tersebar di tiga kecamatan di Kota Blitar, yaitu Sananwetan (11 penerima), Kepanjenkidul (16 penerima), dan Sukorejo (13 penerima).

Kepala Dinas Sosial Kota Blitar, Sad Sasminarti, menjelaskan bahwa penerima ASPD telah diseleksi berdasarkan kebutuhan mereka, sehingga bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.

“Program ini diharapkan bisa membantu penyandang disabilitas menyambut hari raya dengan penuh kebahagiaan, serta memenuhi kebutuhan dasar mereka,” kata Sad.

Selain itu, Pemkot Blitar juga terus berupaya meningkatkan kuota penerima bantuan ASPD bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, agar lebih banyak difabel yang mendapatkan manfaat dari program ini.

Inklusivitas

Langkah ini menjadi bukti bahwa Pemkot Blitar tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga kesejahteraan sosial.

Dengan program ASPD, penyandang disabilitas diharapkan dapat merasakan kehidupan yang lebih layak dan memiliki kesempatan yang sama untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Mas Ibin juga menegaskan bahwa inklusivitas adalah nilai penting yang harus diwujudkan di Kota Blitar.

Ia berharap langkah ini dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, serta menciptakan Kota Blitar yang ramah dan peduli terhadap seluruh warganya, tanpa terkecuali.

Bangun Kota Blitar SAE, Mas Ibin: Media jembatan utama dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat

IDPOST.CO.ID – Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin akrab disapa Mas Ibin menggelar acara buka bersama yang menggugah semangat kolaborasi antara Pemerintah Kota Blitar dan insan media di Balai Kota Kusumo Wicitro pada Jumat sore, 21 Maret 2025.

Acara ini bukan hanya sekadar berbuka puasa, tetapi juga menjadi momen berharga untuk memperkuat sinergi dalam mendukung keterbukaan informasi dan kemajuan pembangunan daerah.

Mas Ibin membuka sambutannya dengan menegaskan peran vital media dalam menyampaikan kebijakan publik.

Ia menjelaskan bahwa insan pers bukan hanya penyampai berita, tetapi juga pengawal transparansi pemerintahan.

“Pemerintah tidak bisa berdiri sendiri. Media adalah jembatan utama dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya, menekankan pentingnya hubungan baik antara keduanya.

Acara buka bersama ini dihadiri berbagai perwakilan media, baik dari media cetak, online, maupun elektronik, serta pemangku kepentingan lainnya seperti K.H. Muchtar Lubby dan para asisten serta kepala perangkat daerah.

Kehadiran mereka menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Blitar untuk membangun komunikasi yang konstruktif dan terbuka dengan insan media.

Suasana akrab dan santai memungkinkan para peserta untuk berdiskusi tentang isu-isu aktual, termasuk program-program pembangunan yang tengah dijalankan di Blitar.

Mas Ibin juga mengajak insan pers untuk berperan sebagai kontrol sosial yang konstruktif, mengingat kritik yang membangun dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah.

“Mari kita sama-sama membangun Kota Blitar agar semakin maju dan sejahtera,” tambahnya.

Acara ini ditutup dengan doa dan makan bersama, mempererat ikatan antara pemerintah dan insan media.

Keterbukaan dan sinergi yang terjalin mencerminkan semangat kolaboratif dalam membangun Kota Blitar yang lebih baik, dengan Mas Ibin menegaskan bahwa,

“Sinergi antara pemerintah dan media adalah kunci dalam membangun Kota Blitar yang lebih SAE.”

Blitar SAE, Mas Ibin : Peran Kader PKK berperan Dalam Ciptakan Ketahanan Sosial

IDPOST.CO.ID – Di tengah upaya memperkuat komitmen terhadap pemberdayaan perempuan dan keluarga, Pemerintah Kota Blitar menggelar acara yang penuh inspirasi pada Jumat, 21 Maret 2025.

Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin lebih dikenal dengan sebutan Mas Ibin memberikan bingkisan kesejahteraan kepada 614 kader Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).

Acara yang berlangsung di Gedung Kusuma Wicitra ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga merupakan penghargaan nyata bagi para kader yang telah berkontribusi dalam program pembangunan, khususnya dalam pemberdayaan perempuan, anak, dan kesejahteraan keluarga.

Dalam sambutannya, Mas Ibin menekankan betapa strategisnya peran kader PKK dalam mendukung kebijakan pemerintah.

Ia menyebutkan bahwa kader PKK adalah garda terdepan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan fokus pada isu-isu penting seperti pencegahan stunting dan penguatan ketahanan keluarga.

“Kader PKK berperan penting dalam menciptakan ketahanan sosial daerah yang kuat,” ungkapnya.

Lebih jauh, Mas Ibin menyampaikan pesan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur yang mendorong kader PKK untuk aktif dalam menangani isu-isu strategis.

Ia menegaskan bahwa kader PKK bukan sekadar pelaksana, tetapi juga agen perubahan yang memiliki peran vital dalam membentuk masa depan Kota Blitar. Kehadiran PKK yang penuh semangat diyakini akan membawa dampak positif bagi masyarakat.

Ketua TP PKK Kota Blitar, Kharisa Rizqi Umami Muhibbin, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peningkatan kapasitas sumber daya lembaga penyedia layanan pemberdayaan perempuan.

Momen ini diharapkan dapat memperkuat silaturahmi dan sinergi antara berbagai tingkatan TP PKK, dari kota hingga kelurahan.

Dengan 614 kader yang menerima bingkisan, Mas Ibin berharap bahwa penghargaan ini dapat menjadi simbol perhatian pemerintah terhadap peran penting kader PKK.

Ia mengajak semua kader untuk terus semangat dan bersinergi dalam mencapai tujuan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Mari kita jaga semangat gotong royong untuk kesejahteraan Kota Blitar,” pesannya.