Megawati Sebut Ada Indikasi Kecurangan Pemilu 2024, Gibran Tantang untuk Buktikan: Laporkan Kalau Ada Bukti!

IDPOST.CO.ID – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mempersilahkan siapapun pihak yang merasakan adanya kecurangan agar melaporkan ke pihak berwenang.

Gibran menantang adanya pembuktian terkait tudingan kecurangan yang dimaksud.

“Ya dibuktikan saja kalau ada kecurangan-kecurangan dan dilaporkan saja,” kata Gibran di Solo, Jawa Tengah, Senin (13/11/2023).

Pernyataan Gibran untuk menanggapi pidato Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri yang menyebut adanya indikasi kecurangan pada Pemilu 2024. Hal itu disampaikan Megawati dalam siaran di YouTube PDI-P, Minggu (12/11/2023).

Sementara itu soal tudingan bahwa aparat tidak netral karena mendukung paslon Prabowo-Gibran, putra sulung Presiden Jokowi ini meminta agar melaporkan apabila ada bukti terkait tudingan yang dimaksud.

“Ya dilaporkan aja kalau ada bukti-bukti (tidak netral),” ucap Gibran.

Sebelumnya, Megawati membuat pernyataan soal adanya indikasi kecurangan pada Pemilu 2024. Hal ini disampaikan Megawati merespons putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90/PUU-XXI/2023 terkait syarat usia calon presiden dan wakil presiden yang menimbulkan kontroversi. Putusan MK dinilai cacat karena sarat dengan nepotisme.

“Jangan biarkan kecurangan Pemilu yang akhir ini terlihat sudah mulai akan terjadi lagi,” kata Megawati dikutip dari siaran di YouTube PDI-P.

Megawati mengatakan, apa yang terjadi di MK menyangkut putusan perkara tersebut menyadarkan semua pihak mengenai adanya manipulasi hukum.

Megawati meminta semua pihak untuk terus mengawal Pemilu 2024 untuk meminimalisir praktik kecurangan.

“Jangan lupa, kita adalah bangsa pejuang. Kita bangsa yang mampu mengatasi berbagai cobaan sejarah,” kata Megawati.

Silaturahmi dan Dukungan: Gibran Rakabuming Raka dan Elite PBB

IDPOST.ID – Hari ini, sejumlah peristiwa menarik terjadi di ranah politik nasional, ketika Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, memutuskan untuk menyambangi kediaman Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra.

Kedatangan Gibran ini menuai perhatian karena menjadi sorotan utama terkait isu calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo Subianto dalam Pilpres mendatang.

 

Menurut keterangan yang diperoleh dari Yusril Ihza Mahendra, Gibran tiba di rumahnya di kawasan Kebayoran, Jakarta, sekitar pukul 16.00 WIB pada hari Sabtu sore.

 

Yusril menyebut pertemuan tersebut sebagai pertemuan silaturahmi biasa, meskipun sejumlah pihak berspekulasi tentang motif sebenarnya di balik kunjungan tersebut.

“Jam 4 tadi di rumah saya di Kebayoran. Silaturahmi saja,” ujar Yusril Ihza Mahendra kepada wartawan melalui pesan singkat, menegaskan bahwa pertemuan tersebut berlangsung dalam kerangka silaturahmi biasa.

Walaupun begitu, pertemuan tersebut berlangsung cukup lama, yakni sekitar 45 menit.

Ini menimbulkan pertanyaan tentang apa yang sebenarnya dibicarakan oleh Gibran dan Yusril selama pertemuan tersebut.

Kehadiran Gibran di Jakarta pada hari itu tidak hanya untuk bertemu dengan Yusril Ihza Mahendra.

Ia sebelumnya menghadiri rapat pimpinan nasional Partai Golkar di kantor DPP Golkar.

Partai yang dipimpin oleh Airlangga Hartarto tersebut telah secara resmi mengusulkan Gibran sebagai calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo Subianto dalam Pilpres mendatang.

Gibran sendiri telah menanggapi usulan dari Partai Golkar ini dengan komitmen untuk menindaklanjuti putusan rapimnas Golkar bersama Prabowo.

Ini membuka jalan bagi pembentukan koalisi yang semakin kuat di sekitar Prabowo, yang saat ini terdiri dari Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, PBB, Gelora, dan Garuda.

Dalam suasana politik yang semakin memanas menjelang Pilpres 2024, pertemuan Gibran dengan Yusril Ihza Mahendra menjadi salah satu titik fokus perhatian publik.

Apa yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut dan apa implikasinya terhadap dinamika politik nasional yang sedang berkembang, masih menjadi tanda tanya besar.

Publik akan terus mengawasi perkembangan selanjutnya dalam perjalanan politik di Tanah Air.

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo Bangga Gibran Digadang-gadang Jadi Cawapres Prabowo

IDPOST.CO.ID – Nama Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka yang kerab disebut-sebut sebagai kandidat bakal calon wakil presiden.

Putra Presiden Jokowi itu digadang-gadang berpotensi mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo malah bengga kalau salah satu kader PDIP dilirik partai lain sebagai bacawapres.

“Nah itu yang namanya Mas Wali sebagai kader PDI Perjuangan dirayu oleh siapapun bagi saya bangga kok,” katanya.

“Kebanggaan bahwa kader partai ternyata partai lain melirik. Begitu aja kalau saya,” lanjutnya.

“Nggak pernah saya ada rasa khawatir dan sebagainya, beliau (Gibran) bisa mutusin sendiri kok,” imbuhnya.

Menurutnya, Ganjar Pranowo, Gibran maupun Kaesang Pangarep dilirik oleh partai lain berarti mereka memiliki potensi dan integritas.

Dia mengaku senang mendengar hal tersebut.

Dia tidak mempermasalahkan apabila Gibran dipinang partai lain.

“Kalau saya sudah mengatakan bangga kalau mau dilirik, dipinang siapapun saya nggak ada persoalan kok,” tuturnya.

Rudy berpendapat, Gibran banyak mendapat tawaran dari partai lain bukan hanya karena seorang putra presiden.

Dia menilai, Gibran memang punya integritas, potensi, dan kapabilitas.

“Kalau Mas Gibran dilirik oleh partai-partai lain bukan hanya masalah beliau putra presiden, karena punya integritas dan punya potensi dan punya kapabilitas,” katanya.

Meski begitu, dia tidak mengetahui secara pasti akan tawaran Gibran sebagai cawapres Ganjar Pranowo. Hal itu masih menjadi rahasia Ketua Umum PDIP Megawati.

“Aku nggak tahu kalau cawapres (Ganjar). Kalau masalah itu tanyakan pada Bu Mega,” pungkasnya.