Srikandi LIRA Konsolidasi Bersama Bupati LSM LIRA Sidoarjo

SIDOARJO, IDPOST.CO.ID,- Sebagai bagian pergerakan perempuan di LSM LIRA DPD Sidoarjo, ibu-ibu sosialita yang tergabung di Srikandi LIRA terus untuk melakukan konsolidasi ke dalam guna membentuk kelengkapan format struktur kepengurusan.

Hal tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari petunjuk serta arahan Bupati LSM LIRA DPD Sidoarjo Winarno untuk secepatnya membuat struktur organisasi lengkap dan memperkuat kedudukan Srikandi sebagai sayap-sayap pergerakan bagi perempuan di organisasi LSM LIRA DPD Sidoarjo.

Ketua Srikandi LSM LIRA DPD Sidoarjo, Evi Mulyanti mengatakan bahwasanya kegiatan konsolidasi yang dilakukan mereka saat ini sebagai bagian langkah guna memperkuat posisi dari Srikandi LSM LIRA di dalam struktur organisasi LSM LIRA DPD Sidoarjo.

“Saat ini kepengurusan Srikandi LIRA hanya terbatas pada Ketua, Sekretaris dan Bendahara serta anggota. Setelah pertemuan ini, seluruh anggota akan segera berkumpul membentuk struktur organisasi lengkap,” ujar Evi, pada Senin, (16/10/2023).

Sementara itu Bupati LSM LIRA DPD Sidoarjo Winarno mengatakan, segera Srikandi LSM LIRA DPD Sidoarjo untuk menyusun kelengkapan pengurus dan akan saya sampaikan ke DPP melalui DPW agar segera mendapatkan SK dari Presiden LIRA sebagai Lembaga Semi Otonom (LSO) di bawah naungan LSM LIRA.

“Saya perintahkan segera bentuk dan susun kelengkapan pengurus, tentunya harus sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh DPP Srikandi LSM LIRA. Kita akan mendorong Srikandi LSM LIRA DPD Sidoarjo untuk mendapatkan legitimasi DPP agar segera dapat bergerak serta bisa menjalankan program organisasi secara maksimal,” ujar Winarno.

Winarno menambahkan, saya apresiasi terhadap langkah pergerakan yang telah dilaksanakan oleh Srikandi LSM LIRA Sidoarjo. Semangatnya itu luar biasa dan secara legitimasi saya legalkan kegiatan mereka di Kabupaten Sidoarjo.

Sementara Dewan Penasehat LSM LIRA DPD Sidoarjo Widodo mengatakan Srikandi LSM LIRA DPD Sidoarjo saat ini kegiatannya Srikandi LSM LIRA sudah banyak dan hal tersebut sangat-sangat membantu dan diperlukan masyarakat.

“Dengan adanya perempuan yang tergabung di Srikandi LSM LIRA DPD Sidoarjo tentunya akan menjadikan penyeimbang di dalam organisasi dan akan mengibarkan bendera LSM LIRA hingga akar rumput di masyarakat,” kata Widodo.

Konsolidasi bersama dihadiri Bupati LIRA DPD Sidoarjo Winarno, bersama Sekda LIRA Bagio, LBH LIRA Sumardji, penasehat LIRA Widodo dan jajaran LSM LIRA serta 30 orang anggota Srikandi LSM LIRA DPD Sidoarjo.

Tidak dapat dipungkiri dengan adanya sosok perempuan didalam sebuah organisasi akan mampu menciptakan organisasi yang lebih sehat, egaliter, serta menghasilkan keputusan yang komprehensif dan inklusif.

DPD LSM LIRA se-Jawa Timur Geruduk Pemkab Bangkalan 

BANGKALAN, IDPOST.CO.ID,- Gubernur Lembaga Swadaya Masyarakat – Lumbung Informasi Rakyat (LSM – LIRA) Jawa Timur, Bambang Assraf, bersama puluhan anggota DPD LSM LIRA se-Jawa Timur, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, pada hari Kamis (25/05/2023).

Bambang Assraf mengatakan kedatangan seluruh elemen LIRA se- Jawa Timur dalam rangka untuk mempertanyakan data LSM yang menjadi penikmat fee proyek serta kebijakan Plt Bupati Bangkalan yang tidak pro rakyat. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian menjaga marwah LSM itu sendiri.

Dalam orasinya, Bupati LSM LIRA Bangkalan sekaligus sekwilda LSM LIRA Jawa Timur, Mahmudi dalam orasinya mempertanyakan kejelasan pernyataan saksi dalam sidang kasus tindak pidana korupsi mantan Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron.

“Tolong pernyataan saksi bahwa fee proyek mengalir ke LSM di Bangkalan dijelaskan. Buka data saja LSM mana yang menjadi penikmat fee proyek di Kabupaten Bangkalan, dan tolong jangan disamaratakan semua LSM seperti itu,” tegas Mahmudi.

Sementara Bupati Lira Sidoarjo Winarno yang datang langsung bersama tim dari Kabupaten Sidoarjo merasa sangat kecewa karena seluruh rekan-rekan perwakilan DPD LSM LIRA se-Jawa Timur tidak ditemui Plt Bupati Bangkalan namun hanya ditemui Ismet Efendi selaku asisten 1.

“Kami hadir sebagai bagian menjaga harga diri dan kedudukan LSM, jangan sampai kita sebagai LSM LIRA yang hadir dan berjuang demi kepentingan masyarakat ikut terseret arus kepentingan yang mengatasnamakan LSM. Kami hadir bukan sebagai pengemis atau peminta-minta proyek,” tegas LIRA 1 Sidoarjo.

Teguh