Namun demikian, wali kota memastikan komitmen perlindungan warga tetap berjalan. Kabar baiknya, program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah terealisasi 30 persen dan akan dikejar hingga 100 persen.
Program Rastrada Non Tunai ini juga memberikan dampak ganda bagi perekonomian lokal dengan melibatkan 106 toko dan UMKM sebagai mitra distribusi.
Ketua DPRD Kota Blitar, dr. Syahrul Alim, yang turut hadir dalam acara tersebut mengingatkan pentingnya komunikasi terbuka dengan masyarakat tentang kemungkinan penyesuaian program di masa depan.
Mas Ibin berharap bantuan ini dapat menjadi jembatan menuju kemandirian. “Keluarga penerima harus punya cita-cita untuk suatu saat bisa lepas dari bantuan. Yang kami inginkan adalah semangat untuk bekerja, berkreasi, dan mandiri,” tegasnya.
Program Rastrada Non Tunai tahap ketiga ini menjadi bukti nyata kehadiran negara bagi warga kurang mampu, meski di tengah tantangan anggaran yang tidak mudah.
“Semua bantuan harus tepat sasaran agar benar-benar dirasakan manfaatnya. Semoga program ini bisa meringankan beban keluarga dan menjadi jalan keluar dari kemiskinan turun-temurun,” pungkas Mas Ibin.
